Berita dan Informasi

DISKOMINFO - Malam puncak Kolaborasi dari mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM)Yokyakarta,Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, dan Universitas Halmahera (Uniera) dimulai sekitar pukul 20.00.WIT.Berlangsung di Rumah Adat Hibualamo Desa Gamsungi Kecamatan Tobelo.Sabtu 1 Agustus 2026.

 

Kolaborasi tiga Perguruan Tinggi pada Festival Lentera Hibualamo tersebut menjadi kekuatan dan bukti dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di Bumi Hibualamo yang menampilkan nilai-nillai persahabatan, kebersamaan dan melestarikan budaya. 

 

Dihadiri Sekretaris Daerah Halmahera Utara Drs.E.J.Papilaya,MTP ,Staf Ahli Gubernur Maluku Utara Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Dr. Fachruddin Tukuboya, yang mewakili Gubernur Maluku Utara.Dosen Pembimbing Lapangan dari ketiga perguruan tinggi. Dari UGM Prof. Dr. Tri Kuntoro Priyambodo, M, SC, dari Unkhair hadir Prof. Dr. Hamidin Rasulu, dari Uniera Dr. Lilian Gressthy Florensya Apituley, Asisten dan StafvAhki Bupati,jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan Forkopimda, tokoh adat,dan ratusan masyarakat memadati lokasi Rumah Adat Hibualamo. 

 

Diawali dengan sambutan Dosen Pembimbing Lapangan Uniera, Dr. Lilian Gressthy Florensya Apituley yang mengingatkan mahasiswa agar memaknai KKN sebagai proses belajar bersama masyarakat.

 

“Festival Lentera Hibualamo ini tidak hanya berbicara tentang lentera secara fisik, tetapi juga tentang cahaya yang dihadirkan bagi masyarakat. Jangan jadikan KKN hanya sebagai kewajiban akademik, tetapi sebagai bekal masa depan. Sebab ilmu tidak hanya diperoleh di ruang kelas, melainkan juga di tengah masyarakat,” ucapnya. 

 

Dosen Pembimbing Lapangan Unkhair Ternate, Prof. Dr. Hamidin Rasulu menyampaikan bahwa kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan KKN menjadi kekuatan utama dalam menjalankan sekitar 250 program kerja.

 

“Banyak hal yang bisa kita dapatkan dari kegiatan KKN ini. Ada magnet besar di Halmahera Utara yang membuat kita saat datang ke sini rasanya tidak ingin pulang, yaitu rasa kebersamaan. Kurang lebih ada 250 program kerja yang telah dijalankan, dan kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada malam hari ini saja,” jelasnya. 

 

Dalam sambutannya, Dr. Fachruddin Tukuboya mewakili Gubernur Maluku Utara menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika yang telah berkolaborasi dalam program KKN yang dilaksanakan di Kabupaten Halmahera Utara. 

 

“Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika UGM, Unkhair, dan Uniera. Kolaborasi lintas kampus, lintas daerah, dan lintas budaya ini merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus modal sosial yang sangat berharga dalam mempererat persatuan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Maluku Utara,” ujarnya. 

 

Hal yang sama disampaikan Dosen Pembimbing Lapangan UGM Yogyakarta Prof. Dr. Tri Kuntoro Priyambodo yang mengajak seluruh pihak terus memperkuat kolaborasi membangun Halmahera Utara sebagai pusat memori rempah dan budaya.

 

“Mari kita saling bahu-membahu, mengeratkan kerja sama dan terus membangun Halmahera Utara, pusat memori rempah dan budaya, dengan fokus hilirisasi kelapa dan pala untuk meningkatkan perekonomian di Kabupaten Halmahera Utara,"kata Guru Besar yang beberapa waktu lalu bersama Bupati mengunjungi kebun pala untuk penelitian menuju hilirisasi pala. 

 

Prof Tri Guntoro mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa - mahasiswi yang sudah mengabdi, belajar, dan membangkitkan kembali lentera budaya Hibualamo tercinta. 

 

Sementara itu Sekretaris Daerah Halmahera Utara E.J.Papilaya, memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah menghadirkan berbagai inovasi berbasis potensi lokal selama pelaksanaan KKN. 

 

Sekda menjelaskan sebagai Pemerintah Daerah maupun senior KAGAMA, sangat mengapresiasi karya-karya yang inovatif dan progresif dari mahasiswa KKN. Ada inovasi tepung dan keripik dari pisang, pengolahan santan dan bumbu dengan teknologi yang sederhana tetapi menghasilkan produk yang sangat baik. Kolaborasi di Rumah Hibualamo ini adalah untuk membesarkan Halmahera Utara dan membesarkan Indonesia untuk dunia.

 

"Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus mendorong hilirisasi komoditas unggulan daerah.Dalam RPJM tertulis bahwa Halmahera Utara punya program untuk pengembangan hilirisasi kelapa dan pala. Setelah kelapa pemerintah kini mulai mengembangkan hilirisasi pala melalui penguatan produk lokal yang memiliki nilai tambah,"ungkap Sekda. 

 

 Setelah sambutan,malam puncak Festival Lentera Hibualamo diwarnai dengan pembacaan Puisi Lentera Hibualamo. Dilanjutkan dengan prosesi simbolisasi pembukaan festival.

 

 Sekda Halmahera Utara, Staf Ahli Gubernur Maluku Utara, serta para Dosen Pembimbing Lapangan dari UGM, Unkhair, dan Uniera bersama-sama menyusun kepingan puzzle berbentuk lentera hingga membentuk satu gambar utuh.Prosesi ini sangat berkesan sebagai wujud bersatunya ketiga Universitas tersebut dalam unsur budaya, pemerintah, masyarakat dan ilmu pengetahuan dalam membangun Kabupaten Halmahera Utara dengan semangat dan kebersamaan. 

 

Pada akhir acara Festival Lentera Hibualamo ratusan pengunjung yang memadati lokasi Rumah Adat Hibualamo dihibur dengan penampilan musik tradisional Yangere Masso Doua, Tarian Kolaborasi, Galela Dance Crew,dan Nyanyian Kolaborasi yang dipersembahkan oleh mahasiswa - mahasiswi KKN serta penampilan Guest Star yang menambah semarak Festival Lentera Hibualamo. 

 

Mahasiswa - mahasiswi KKN dari UGM, Unkhair dan Uniera tidak hanya menampilkan karya-karya mereka tetapi selama berada di Bumi Hibualamo, mereka menunjukkan sikap yang ramah, sopan dan penuh kebersamaan.Ini menjadi kenangan untuk masyarakat Halmahera Utara dan menjadi wadah persatuan bahwa mereka pernah ada dalam kehidupan Rumah Besar, Hibualamo, Tobelo Marahai.(Humas 2).

 

 

Bagikan