DISKOMINFOSAN. Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pengelolaan Website Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan, dan Puskesmas, diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian di Ruang Meting Fredy TJandua lantai II Kantor Bupati Halut, (27/8). Kegiatan ini dibuka oleh Asisten I Anwar S Kabalmay didampingi Kepala Dinas Kominfo dan persandian Yandre Sumtaki serta dihadiri para Admin Website OPD, camat, dan puskesmas.
Asisten I dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan ini penting untuk memastikan pengelolaan Website Pemerintah Daerah berjalan sebagaimana mestinya. Website dinilai memiliki peran strategis sebagai media informasi publik sekaligus sarana untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat maupun pihak luar. “Website ini sangat penting di zaman sekarang. Harapannya, sesuai arahan Pak Sekda, pengelolaannya dapat diatur sebagaimana mestinya. Informasi yang disampaikan juga harus singkat, padat dan jelas,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya pembentukan tim verifikasi agar setiap informasi yang dipublikasikan tertata dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, Website pemerintah juga dapat menjadi pintu masuk bagi investor untuk mengenal potensi Kabupaten Halmahera Utara.
Selanjutnya, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Halmahera Utara, Yandre A. Sumtaki, menjelaskan sejumlah hasil evaluasi sekaligus persoalan teknis yang ditemukan dalam pengelolaan Website OPD, kecamatan, dan puskesmas. Ia juga mengatakan, sebelumnya telah memberikan pelatihan kepada para pengelola Website OPD, kecamatan, dan puskesmas. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan sejumlah website yang belum dikelola secara aktif. selain itu rendahnya aktivitas pembaruan informasi pada sejumlah website. Padahal, website OPD, kecamatan, dan puskesmas diharapkan menjadi media informasi sekaligus sarana komunikasi publik.
Kadis Kominfosan, berharap setiap OPD dan unit kerja untuk lebih aktif mempublikasikan program, kegiatan, pelayanan, serta berbagai informasi yang berkaitan dengan masyarakat. Website menjadi sumber utama informasi masing-masing instansi. Ia menjelaskan, website yang dikembangkan telah dilengkapi sejumlah fitur, antara lain beranda, profil dan identitas instansi, publikasi berita dan video, serta menu unduh dan unggah dokumen. Untuk menjaga kualitas informasi, setiap berita yang diunggah nantinya akan melalui proses verifikasi oleh tim Dinas Kominfo sebelum dipublikasikan.
“Dari hasil evaluasi, ada sebagian OPD yang aktif mengunggah informasi, tetapi sebagian lainnya belum. Karena itu, kami ingin mengetahui kendalanya di mana agar bisa kita carikan solusi bersama,” ujar Yandre. Kepala Dinas Kominfosan, juga memastikan evaluasi pengelolaan website akan dilakukan secara berkala, yakni setiap tiga bulan. Selain evaluasi, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian juga membuka ruang bagi para admin dan pengelola website untuk menyampaikan saran maupun kendala teknis yang dihadapi.
Melalui rakor ini, diharapkan pengelolaan website OPD, kecamatan, dan puskesmas dapat semakin aktif, aman, tertata, dan mampu menjadi sumber informasi publik yang terpercaya bagi masyarakat serta bisa menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada dunia luar. (Humas3)