Berita dan Informasi

DISKOMINFOSAN. Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad S.Ag., M.Pd. menerima audiensi tim peneliti dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2KM), terkait pelaksanaan kegiatan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) skema Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Ekspedisi 2026. Audiensi berlangsung di Ruang VIP Wakil Bupati Halmahera Utara, Kamis (15/10), dengan didampingi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Serta Sekretaris Dinas Pendidikan.

.

Penelitian tersebut mengangkat tema Model Wallacea Linguistic-Ecological Archive (WLEA) sebagai Strategi Revitalisasi Bahasa dan Budaya Lokal: Pendekatan Eksploratoris dalam Dokumentasi Linguistik dan Pengetahuan Ekologis. Tim peneliti yang dipimpin Prof. Dr. Endry Boeriswati, M.Pd dan tim berencana melakukan penelitian pada 15–18 Oktober 2026. Penelitian ini bertujuan mendokumentasikan kekayaan bahasa, budaya, dan pengetahuan ekologis masyarakat melalui pengembangan arsip digital sebagai sumber pengetahuan bagi generasi mendatang.

 

Dalam audiensi tersebut, Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad menyampaikan bahwa pelestarian bahasa dan budaya lokal membutuhkan perhatian serta kerja sama berbagai pihak, terutama pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan BRIN. Ia menyoroti pentingnya upaya penyelamatan bahasa daerah yang mulai jarang digunakan oleh generasi muda akibat perkembangan zaman dan semakin dominannya penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Halmahera Utara memiliki kekayaan bahasa dan budaya lokal yang harus kita jaga bersama. Secara kelembagaan, kita membutuhkan pola hubungan yang kuat dalam pengembangan bahasa dan budaya, dengan dukungan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan BRIN. Melalui penelitian ini, kita berharap kekayaan bahasa dan budaya lokal dapat diselamatkan agar tetap dikenal oleh generasi mendatang,” ujar Kasman. Wakil Bupati juga berharap hasil penelitian tersebut dapat menghasilkan landasan ilmiah dan rekomendasi kebijakan yang dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

 

Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menyambut baik pelaksanaan penelitian ini sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas daerah, menjaga warisan leluhur, serta memastikan kekayaan bahasa dan budaya lokal tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (Humas3)

Bagikan