DISKOMINFOSAN – Wakil Bupati Halut, Dr. Kasman Haji Ahmad, S.Ag, M.Pd menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar SMAN 6 atas kreativitas dan penampilan siswa-siswi dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-19. Ia juga mendorong agar momentum ini menjadi langkah nyata dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan tradisi daerah melalui pemanfaatan teknologi digital.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengapresiasi pihak sekolah, bidang kesiswaan, para pembina, serta siswa-siswi yang telah mempersiapkan rangkaian kegiatan dengan baik. Menurutnya, penampilan yang memukau tersebut merupakan hasil kerja keras, latihan yang panjang, serta kedisiplinan.
Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya perlu menjadi perhatian bersama, mengingat nilai-nilai tradisi dan bahasa daerah semakin tergerus oleh perkembangan zaman. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah berkurangnya penggunaan bahasa daerah dalam lingkungan keluarga.
“Bahasa itu mati bukan di sekolah, tetapi mati di rumah, karena penuturnya tidak lagi aktif menggunakannya,” ungkapnya, seraya mengajak pihak sekolah melibatkan orang tua dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan bahasa serta tradisi daerah.
Sejalan dengan tema peringatan HUT ke-19 SMAN 6, “Merangkai Digitalisasi Melestarikan Tradisi,” Wakil Bupati berharap sekolah dapat menjadi salah satu penggerak dalam mendokumentasikan kekayaan budaya Halmahera Utara dan Maluku Utara pada umumnya.
Menurutnya, berbagai warisan budaya, baik berupa naskah tertulis, tradisi lisan, kesenian, maupun ritual adat, perlu segera didokumentasikan secara sistematis agar tidak hilang ditelan zaman. Dokumentasi digital dinilai menjadi salah satu upaya penting untuk menjaga warisan tersebut agar dapat dipelajari dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Ia juga menyoroti pentingnya mendokumentasikan pengetahuan lokal masyarakat mengenai lingkungan, seperti tanda-tanda perubahan cuaca, kondisi laut, serta aturan adat dalam memasuki kawasan tertentu. Pengetahuan tersebut merupakan bagian dari kearifan lokal yang memiliki nilai penting bagi kehidupan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Wakil Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara mendukung upaya pelestarian budaya sebagai bagian dari perhatian Pemerintah Daerah dalam mewujudkan visi pembangunan Halut Setara. Ia turut menyinggung kerja sama dengan Universitas Negeri Jakarta dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam upaya dokumentasi budaya lisan serta pengetahuan lokal yang berkaitan dengan lingkungan.
Lebih lanjut, ia berharap hasil dokumentasi budaya dapat dimiliki dan dimanfaatkan oleh berbagai lembaga pendidikan di Maluku Utara, khususnya di Halmahera Utara, melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi serta sekolah-sekolah yang relevan.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengucapkan selamat ulang tahun ke-19 kepada SMA Negeri 6 Halut. Ia berharap sekolah ini, terus meningkatkan prestasi, mengembangkan kreativitas, serta membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan peserta didik yang berakar pada nilai-nilai budaya daerah.
Ketua panitia Rosalinda P Lainata, menyampaikan, "Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan kompetisi olahraga pada 22 September 2026 yang diikuti oleh 99 tim dari cabang olah raga yaitu bola basket, bola voli, dan futsal. Kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan seni dan sastra, tari kreasi, serta pameran kokurikuler siswa pada 15–16 Oktober 2026," paparnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, seluruh rangkaian kegiatan mengusung tema “Merangkai Digitalisasi, Melestarikan tradisi”, sebagai upaya mengembangkan potensi siswa di bidang olahraga, seni, dan kreativitas, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Maluku Utara. Digitalisasi diharapkan menjadi sarana untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya daerah tanpa melupakan identitas bangsa.
Puncak Gebyar HUT ke-19 SMA Negeri 6 Halmahera Utara dilaksanakan pada hari ini, 20 Oktober 2026, sebagai momentum mempererat kebersamaan seluruh warga sekolah serta mengapresiasi prestasi dan kreativitas siswa.
Kepala sekolah SMAN 6, Bobby Puni, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, guru, orang tua, serta pihak pendukung atas suksesnya penyelenggaraan SMANSIX Cup 7 sebagai wadah membangun sportivitas, persaudaraan, dan semangat berprestasi.
Melalui tema kegiatan, SMA Negeri 6 Halmahera Utara didorong untuk terus beradaptasi dengan perkembangan era digital secara kreatif dan cerdas, tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal, bahasa Tobelo, tradisi, kesopanan, dan budi pekerti.
Ia juga mengapresiasi berbagai prestasi siswa di bidang akademik, olahraga, seni, dan ekstrakurikuler hingga tingkat kabupaten, provinsi, nasional, dan internasional, termasuk peraih medali emas pencak silat dan juara cerita rakyat berbahasa Tobelo. Apresiasi juga diberikan kepada guru, pelatih, dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam memajukan kualitas pendidikan di SMA Negeri 6 Halmahera Utara.
Peringatan HUT ke-19 SMAN 6 Halut, diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum memperkuat peran dunia pendidikan dalam menjaga identitas budaya daerah di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi.(Humas1)