DISKOMINFOSAN. Pemda Halut, menyatakan dukungan terhadap penguatan peran gereja dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, penuh persaudaraan, dan solidaritas. Hal tersebut disampaikan Asisten III Setda Halmahera Utara, Valentino Leiwakabessy, mewakili Bupati, saat Pembukaan Regional Forum Evangelical Mission in Solidarity (EMS) Indonesia 2026, bertempat di Gedung Gereja GMIH Imanuel Gamsungi Tobelo, (2/10). Asisten III didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Politik, Glen Ontoni. Kehadiran Pemerintah Daerah menjadi bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan forum yang mempertemukan berbagai sinode gereja anggota EMS untuk memperkuat persekutuan, kerja sama, serta pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya Asisten III, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada GMIH yang telah dipercayakan menjadi tuan rumah Regional Forum EMS Indonesia 2026. Ia juga menyampaikan selamat datang kepada seluruh delegasi yang hadir di Kabupaten Halmahera Utara. Menurutnya, kehadiran GMIH sebagai tuan rumah bukan hanya menjadi kesempatan untuk menyelenggarakan pertemuan gerejawi, tetapi juga merupakan kesaksian bahwa gereja tidak hidup sendiri, melainkan menjadi bagian dari persekutuan yang lebih luas untuk saling mengenal, belajar, dan mewujudkan kasih Tuhan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Ia berharap forum regional ini, dapat menjadi ruang untuk membangun persaudaraan dan solidaritas antargereja, sekaligus memperkuat kapasitas pelayanan agar semakin relevan dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. "Halmahera Utara memiliki keberagaman yang menjadi kekuatan bersama. Karena itu, persaudaraan harus terus dirawat melalui sikap saling menopang dan menghargai," ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, Pemerintah Daerah memandang gereja sebagai mitra strategis dalam pembangunan masyarakat. Dukungan dan keterlibatan gereja sangat dibutuhkan, khususnya dalam bidang pendidikan, lingkungan hidup, dan kehidupan sosial kemasyarakatan. Melalui forum ini, diharapkan terbangun jejaring kerja sama yang semakin kuat, sehingga berbagai pengalaman, pemikiran, dan tantangan pelayanan yang dibahas dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Untuk diketahui EMS (Evangelical Mission in Solidarity) atau Misi Injili dalam Solidaritas. EMS merupakan persekutuan internasional gereja-gereja Injili dan lembaga misi yang bekerja dalam semangat kemitraan, kesetaraan, solidaritas, dan pelayanan bersama. Saat ini EMS menyebut memiliki 25 gereja dan 5 lembaga misi di 10 negara di Asia, Afrika, Timur Tengah, dan Eropa.
Di Indonesia terdapat 10 gereja anggota EMS, antara lain: GMIH – Gereja Masehi Injili di Halmahera, GKPB – Gereja Kristen Protestan di Bali, GMIM – Gereja Masehi Injili di Minahasa, GKSS – Gereja Kristen Sulawesi Selatan, GPIL – Gereja Protestan Indonesia Luwu, GPID – Gereja Protestan Indonesia Donggala, GEPSULTRA – Gereja Protestan di Sulawesi Tenggara, GT – Gereja Toraja, GTM – Gereja Toraja Mamasa serta gereja anggota lainnya dalam jaringan Indonesia.
Regional Forum EMS Indonesia merupakan forum pertemuan gereja-gereja anggota EMS di Indonesia. Forum ini menjadi ruang untuk: Saling berbagi pengalaman pelayanan. Gereja-gereja dari berbagai daerah bertukar pengalaman mengenai pelayanan gereja dan persoalan sosial di wilayah masing-masing. Membicarakan program bersama. Memperkuat solidaritas sebagai mitra yang setara. Membahas persoalan masyarakat bukan saja kehidupan internal gereja, selain itu juga mencakup kemiskinan, pendidikan, perdamaian, hak asasi manusia, lingkungan, kesehatan, dan kelompok rentan. Serta membangun jaringan internasional.
Ketua sinode GMIH, Demianus Itje dalam sambutannya menyatakan “Lewat regional forum EMS Indonesia 2026 yang di laksanakan di GMIH, kita juga bergumul untuk penyatuan GMIH”. Hadir dalam pelaksanaan Regional Forum EMS Indonesia 2026 di tanah pelayanan GMIH Halmahera Utara dari EMS adalah Pdt. Junita, M.Div Wakil Presidium EMS, Pdt. Dr. Dieter Heidtmann Sekretaris Jenderal EMS, Pdt. Martha Sambira, M.Th Anggota Mission Council EMS dan Pdt. Gustina Saruran, M.Th Regional Support Officer (RSO). Dan peserta utusan dari angota EMS, keseluruhan peserta yang hadir di Tobelo, 23 orang.
Pembukaan Regional Forum EMS Indonesia 2026 di Wilayah GMIH, diawali dengan Ibadah. Kegiatan ini, berlangsung dari 1 Oktober 2026 dengan kedatangan peserta, pembukaan hari ini dan akan berlanjut hingga 4 Oktober 2026. Selamat Bersidang semoga menghasilkan keputusan yang mempererat solidaritas sebagai mitra yang setara, demi misi pelayanan untuk umat Tuhan.(Humas1)