DISKOMINFO - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Halmahera Utara resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Golkar Solid, Indonesia Maju, Halmahera Utara Bangkit” ini dilaksanakan di Aula Hotel Marahai Park, Desa Wosia, Kecamatan Tobelo Tengah Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.
Acara yang dimulai pukul 11.30 WIT tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah dan tokoh politik penting. Tampak hadir Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si., Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd., Ketua DPRD Christina Lesnussa, dan Sekretaris Daerah Drs. E.J. Papilaya, M.T.P.
Selain jajaran Pemkab dan Forkopimda, hadir pula Ketua Harian I DPD Partai Golkar Provinsi Maluku Utara Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., Bendahara DPD Partai Golkar Malut Rio Christian Pawane, pimpinan partai politik lain, serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Hery Hiorumu, S.H., M.Si., menegaskan bahwa Musda ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Forum ini menjadi wadah demokrasi internal untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan, merumuskan program kerja, dan menentukan arah kebijakan strategis partai untuk lima tahun ke depan.
Hery menggarisbawahi beberapa agenda prioritas internal, di antaranya Pembenahan administrasi dan pemutakhiran data kader. Penguatan komunikasi di setiap tingkatan organisasi dan Peningkatan pelayanan kesekretariatan hingga ke wilayah pelosok.
"Kebersamaan dan semangat gotong royong adalah modal utama kami untuk memperkuat eksistensi Partai Golkar di Halmahera Utara," ujar Hery.
Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai sambutan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Halmahera Utara, Ir. Frans Manery. Dalam momentum tersebut, Frans menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kader yang telah menjaga soliditas dan rasa persaudaraan.
Frans mengungkapkan bahwa dirinya telah memimpin DPD Partai Golkar Halmahera Utara selama dua periode atau kurang lebih 12 tahun, ditambah masa perpanjangan kepengurusan.
"Saya berterima kasih atas dukungan penuh dari seluruh kader selama ini, dan memohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kekurangan, baik perkataan maupun tindakan selama masa kepemimpinan saya. Saya berharap kesetiaan dan persaudaraan ini tetap menjadi fondasi perjuangan Golkar ke depan," ungkap Frans dalam momen pamitannya.
Kehadiran pasangan kepala daerah, Piet Hein Babua dan Kasman Hi. Ahmad, dinilai menjadi sinyal kuat berjalannya konsolidasi politik yang harmonis di daerah. Soliditas ini dinilai penting agar keputusan musyawarah bisa langsung diimplementasikan menjadi program nyata bagi masyarakat.
Bupati Halmahera Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar yang digelar pada Selasa, 13 Oktober 2026, membawa hasil terbaik dengan menyebut angka 13 sebagai angka keberuntungan yang diharapkan menjadi jalan menuju kemenangannya dalam forum tersebut.
Sebagai Bupati yang merasa masih junior, Piet Hein Babua mengaku banyak belajar dari sosok Bupati senior, Ir. Frans Manery, yang telah memimpin selama dua periode dengan melihat ada kesamaan dinamika politik antara dirinya dan Frans Manery.
Dukungan yang pernah diberikan Frans Manery saat ia mencalonkan diri sebagai Bupati, kini menjadi sumber optimisme dan keyakinan kuat baginya untuk memenangkan Musda.
Bupati Piet juga memuji rekam jejak Partai Golkar sebagai kekuatan politik dengan sejarah panjang yang berkontribusi besar dalam pembangunan nasional. Selaku kepala daerah, ia meminta seluruh kader untuk menjaga nilai demokrasi, persaudaraan, dan kekeluargaan selama Musda berlangsung.
"Musda ini hendaknya tidak hanya menjadi ajang memilih pemimpin, tetapi juga momentum memperkuat persatuan demi kemajuan Partai Golkar dan Kabupaten Halmahera Utara," ujarnya.
Bupati juga berharap Ketua DPD terpilih nantinya mampu membawa organisasi lebih solid dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
Sementara itu, Ketua Harian I DPD Partai Golkar Maluku Utara, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., mewakili Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku menyampaikan pentingnya membangun kekuatan tanpa pembatas antara pengurus provinsi dan kabupaten. Ia mengajak seluruh kader bergerak bersama hingga ke tingkat akar rumput.
Ikram juga membeberkan rencana DPD Provinsi untuk melakukan konsolidasi ke sejumlah daerah pada akhir Oktober 2026 demi mempererat hubungan antarkader dan memperkuat struktur partai. Di akhir arahannya, Ikram secara resmi membuka jalannya Musda VI.
Seluruh rangkaian kegiatan Musda VI Partai Golkar Halmahera Utara berakhir pada pukul 14.15 WIT dan dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, serta lancar. Forum ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan partai sekaligus pembaruan komitmen kepemimpinan di Halmahera Utara.(Humas 2).