DISKOMINFOSAN - Bupati Piet Hein Babua menghadiri Seminar Pelatihan Kepemimpinan yang digelar oleh Kampus Universitas Halmahera (Uniera), sekaligus melakukan penandatanganan MoU bidang pendidikan, sarana prasarana dan penelitian, Senin 20 Oktober 2025.
Dalam sambutannya Rektor Uniera Dr.Herson Kerajaan,S.IP.,M.Si.,menyampaikan bahwa kegiatan ini didukung atas kerja sama dengan Pemerintah Daerah, Kampus Universitas Halmahera Utara, Padamara, Development Policy Fondation, dapat diikuti dengan baik oleh mahasiswa.
Herson berharap agar seluruh mahasiswa dapat mengikuti kegiatan tersebut dan memgambil manfaatnya, sehingga menjadi nilai tambah. Karena dihadiri oleh Bupati Halmahera Utara sebagai pemateri dari kegiatan ini, sehingga ada interaksi yang aktif antara para mahasiswa dengan pihak pemateri.
"Selaku Rektor Universitas Halmahera kami menyampaikan terimakasih kepada semua pihak bahkan para narasumber yang telah hadir dalam kegiatan ini, kiranya melalui kegiatan dapat memberikan manfaat untuk kita semua," tutupnya.
Sementara itu, Bupati Halmahera Utara Dr.Piet Hein Babua,M.Si.,dalam penyampaian pengantar Seminar menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin dapat dilihat berdasarkan jenjang pendidikan yang sudah terukur. Dasar intelektual dalam memimpin sebuah wilayah sangat dibutuhkan sekali dalam menciptakan pemerintahan yang baik.
"Daerah kita memiliki potensi yang berbeda dengan karakteristik kita masing-masing, dengan kolaborasi yang dilaksanakan adalah bagaimana mengetahui sumber daya manusia," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa Halmahera Utara dibagi menjadi empat (4) wilayah pengembangan, diantaranya Kecamatan Kao malifut pengembangan wilayah industri terpadu, kecamatan Galela pengembangan agro politan dan Wilayah Tobelo daerah pengembangan jasa meliputi Jasa pendidikan, pariwisata serta kecamatan loloda adalah pengembangan wilayah perikanan.
"Jadi, menjadi seorang pemimpin bukan memiliki intelektual saja tetapi memiliki hati yang jujur dan tulus untuk melayani masyarakat. seorang pemimpin harus berbaur, berkomunikasi dengan masyarakat sehingga dapat mengetahui apa yang dialami masyarakat. Jadi pemimpin harus dekat dengan masyarakat, karena kehadiran pemimpin harus melayani masyarakat, karena Kami adalah pelayan masyarakat, sehingga Jagan mempersulit masyarakat, tetapi sebagai pemimpin harus tegas dalam setiap kebijakan yang diambil," ungkap Bupati.
Bupati juga menyampaikan sebuah kebijakan sebagai pemimpin, yang akan mempublikasikan semua rencana dan kebijakan yang telah tertuang yang telah disahkan oleh DPRD dalam APBD Kabupaten Halmahera Utara.
"Kami akan sosialisasikan kepada semua stackholder dan presentasikan. Pada tahun 2026 Pemerintah Daerah akan melakukan program yang telah dituangkan dan dipublikasikan kepada masyarakat untuk melakukan evaluasi. Dan kami berharap tahun 2026 apa yang dicanangkan oleh pemerintah daerah akan terus diawasi oleh Masyarakat sebagai fungsi kontrol," pungkasnya. ( Humas 2).