Diskominfosan - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) kabupaten Halmahera Utara (Halut) yang ke 21, tepatnya 31 Mei 2024, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halut gelar rapat Paripurna.
Bertempat di ruang rapat paripurna DPRD Halut, rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung Oleh Ketua DPRD Halut Janlis G Kitong, (Jumat, 31/05/2024).
Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh Bupati Halmahera Utara, Ir Frans Manery beserta Ibu, Kapolres Halut, AKBP Muhamad Zulfikar Iskandar beserta Ibu, Dandim 1508/Tobelo, Letkol Infanteri Davit Sutrisno Sirait beserta Ibu, Kejari Halmahera Utara, Muhammad Tamrin beserta ibu, Sekda Halut, Drs E J Papilaya M.TP beserta ibu, Wakil Ketua I DPRD Halut Samsul Bahri, Wakil ketua II DPRD Halut Inggrit Paparang, Para Asisten Setda Halut, Staf Ahli Bupati dan pimpinan OPD Kabupaten Halmahera Utara, serta para anggota DPRD Halut, dan Para tamu undangan lainnya.
Diawal pidato, ketua DPRD dalam pidatonya memanjatkan puji syukur.
"Di hari yang penuh suka cita ini, Saya mengajak kepada Kita sekalian, marilah senantiasa Kita memanjatkan puji dan syukur kepada Dia sang pencipta alam semesta, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas kasih dan kehendakNya, Kita semua masih diberikan kesempatan untuk menghadiri agenda tahunan daerah, Rapat Paripurna Peringatan Hari Ulang Tahun ke-21 Kabupaten Halmahera Utara Tahun 2024,"ucapnya
Selain itu, kata Janlis patut disyukuri atas anugerah Tuhan yang telah menjadikan Halmahera Utara sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Maluku Utara, yang sampai saat ini masih tetap eksis memberikan pelayanan pembangunan dan pelayanan bagi masyarakat di daerah ini.
" Kami patut memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para anak bangsa yang telah memperjuangkan pemekaran daerah ini pada beberapa tahun silam, sehingga ini menjadi suatu kebanggaan bagi Kita semua sebagai anak Negeri Hibualamo
yang kita cintai, "tuturnya
Janlis menambahkan, bagi Halmahera Utara, ini adalah momentum yang sangat bersejarah.
Menurutnya, memasuki usia yang ke 21 tahun, dan sejak di mekarkannya menjadi Daerah Otonom Baru, hendaknya kita memaknainya sebagai sebuah mata rantai sejarah perjalanan masa lalu dalam meletakan fondasi yang sangat bernilai dalam mendesain dan merencanakan sebuah formula perjalanan di masa yang akan datang dengan tidak melupakan nilai-nilai bersejarah yang ditorehkan oleh para leluhur dan pemimpin pendahulunya.
Lanjut Janlis mengatakan, Perayaan Hari Ulang Tahun yang ke 21 ini, bukanlah kegiatan seremonial belaka, tetapi sebagai momentum untuk kita melihat kembali perjalanan Kabupaten Halmahera Utara, dimana terpampang di mata kita ada capaian keberhasilan, dan ada pula kegagalan yang terjadi.
Oleh karena itu, ini perlu menjadi atensi dan perhatian Kita Semua, agar keberhasilan yang telah dicapai dapat terus ditingkatkan, dan kegagalan yang terjadi menjadi catatan dan evaluasi kita kedepannya.
"Sebagai rasa syukur dan terimakasih kita terhadap para pendahulu dan para peletak sejarah daerah otonom ini, patutlah kita mengenang jasa mereka yang telah memberikan kontribusi melalui pemikiran, karya dan pengabdiannya untuk membangun Negeri Hibualamo yang Kita cintai, seperti yang telah dikenal sampai di Pulau Jawa, sebagaimana sepenggal lirik lagu “Tobelo penama sampe di Jawa", ucapnya
Kata Janlis, di usia yang ke 21 tahun kabupaten ini, mari Kita gelorakan semangat Horimoi Ia ho puturungu, melalui kerja-kerja kolektif adalah menjadi bagian penting dalam rangka memperkokoh soliditas antar sesama stakeholder untuk berjalan seimbang dan sepepenanggungjawab.
"Karena jika ada yang mengabaikan prinsip-prinsip ini, maka tentu kita akan kesulitan menghadapi suasana fiskal daerah yang hari Ini dalam keadaan tidak baik-baik saja, " ungkapnya
Lanjut Janlis, dalam kinerja tata kelola keuangan daerah, sudah 8 kali kita meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang disandang oleh Pemerintah Daerah. Itu artinya, upaya untuk mewujudkan pemerintahan yang baik mengalami kemajuan yang sangat luar biasa.
Tetapi tentunya kata Janlis, kita juga tidak boleh bersikap senang atas predikat tersebut, karena Kita juga mengalami keadaan yang paradoks terhadap suasana pencapaian tingkat kepuasan masyarakat, karena masih ada beban-beban seperti hutang pihak ketiga yang belum terselesaikan, pelayanan BPJS Kesehatan di RSUD Tobelo, Siltap para Kades dan hak-hak ASN serta honorer, hak-hak para buruh dan tenaga kerja lainnya, beban keuangan menuju Pilkada Tahun 2024 akan datang.
Kata Janlis, semua ini terjadi, karena setiap tahunnya terjadi perubahan regulasi di setiap bidang yang berpengaruh pada kebijakan anggaran yang mengakibatkan sempitnya ruang fiskal daerah. Terkait dengan hal itu, Pemerintah Daerah harus lebih optimal dalam menggenjot sektor-sektor pendapatan, baik DBH, maupun PAD, sehingga memberikan kemandirian fiskal daerah.
Di tengah-tengah sempitnya ruang fiskal daerah tersebut, maka Pemerintah Daerah dan DPRD telah bersepakat untuk melakukan pergeseran APBD sebelum memasuki perubahan APBD Tahun 2024, yang diwujudkan dalam kemitraan bersama yang telah ditetapkan dalam program prioritas daerah, yaitu meningkatkan infrastruktur pelayanan dasar dengan memperhatikan aspek lingkungan hidup, kewilayahan dan mitigasi bencana, membangun SDM yang berkualitas dan berdaya saing, meningkatkan ketahanan ekonomi daerah, serta memperkuat stabilitas politik, ketenteraman dan ketertiban umum, serta transformasi pelayanan publik.
"Di tahun ini pula, kita akan dihadapkan dengan momentum Pemilihan Kepala Daerah secara serentak Tahun 2024. Oleh karena itu, Kita harus berikhtiar dengan baik, agar seluruh proses tahapan dapat berjalan dengan aman dan damai, sehingga melahirkan pimpinan masa depan yang kredibel dalam menghadapi dinamika kemasyarakatan yang lebih kompleks, "pintanya
" Jika ada kesepahaman dan kebersamaan antara seluruh kru kapal, maka Halmahera Utara akan berlayar mencapai pulau tujuan dengan aman dan damai, namun jika sebaliknya, maka akan terhempas oleh badai dan gelombang," tambah Janlis mengakhiri pidatonya
Di kesempatan yang sama, Bupati Halmahera Utara Ir Frans menyampaikan ucapan tetimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Halmahera Utara atas penyelenggaraan sidang Paripurna Istimewa hari ini dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Halmahera Utara.
Menurut Bupati, rapat Paripurna ini merupakan salah satu rangkaian dari perayaan hari ulang tahun Kabupaten Halmahera Utara ke-21 yang jatuh pada tanggal 31 Mei 2024 dengan tema “Satukan Karya Kebinekaan Dalam Bingkai NKRI”. tema HUT yang diusung pada tahun 2024 ini merupakan sebuah ungkapan yang menekankan pentingnya menyatukan berbagai karya atau kontribusi dari beragam latar belakang budaya, etnis, dan agama di Indonesia dalam rangka memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pada makna ini kata Bupati, patut kita nenghargai dan mengakui Keberagaman, Kabupaten Halmahera Utara adalah daerah yang kaya akan keberagaman etnis, budaya, dan agama. Makna ungkapan ini mengajak masyarakat setempat untuk menghargai dan mengakui keberagaman tersebut sebagai kekayaan yang harus dirawat dan dilestarikan.
Kata Bupati, kolaborasi dalam Pembangunan sangatlah penting dengan menyatukan karya kebinekaan, masyarakat Halmahera Utara dapat bekerja sama dalam berbagai sektor, seperti pendidikan, ekonomi, seni, dan budaya. Kolaborasi ini akan mendorong pembangunan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah kabupaten.
Perkuat Identitas Lokal dalam Kerangka Nasional, sambil menghargai identitas lokal dan tradisi, penting untuk mengintegrasikannya dalam kerangka NKRI. Hal ini berarti bahwa setiap kontribusi lokal akan menjadi bagian dari kekuatan dan identitas nasional Indonesia, yang bersatu dalam perbedaan.
Bupati menambahkan, Peningkatan Kualitas Hidup yaitu dengan menyatukan berbagai karya dari keberagaman yang ada, potensi daerah dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ini bisa mencakup pengembangan pariwisata, pertanian, perikanan, dan industri kreatif yang berbasis pada kearifan lokal.
Selanjutnya kata Bupati, Penguatan Persatuan dan Kesatuan dalam konteks Halmahera Utara, penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan di tengah-tengah keberagaman. Hal ini bisa diwujudkan -melalui kegiatan-yang mempromosikan toleransi, kerja sama antar kelompok, dan semangat gotong royong.
Karenya Bupati berharap, melalui momentum HUT kali ini bisa menjadi evaluasi dalam Pemerintahan yang sudah berjalan selama 21 tahun ini. Sidang paripurna hari ini juga memberikan makna dan arti penting bagi kelahiran sebuah daerah oleh masyarakat dan rakyatnya.
"Oleh karena itu, tidaklah berlebihan kiranya kami sampaikan bahwa momentum peringatan HUT dalam sidang Paripurna yang bersifat istimewa telah menjadi starting point bagi legislatif dalam membuat sejarah dan warna baru penyelenggaraan HUT yang tidak hanya semarak dengan Even Seremonial tetapi tercatat dalam lembaran daerah sebagai sebuah agenda rutin Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Halmahera Utara sekaligus sebagai produk legislatif yang sangat monumental, "tuturnya
Selebihnya Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara juga kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di tahun 2024 untuk ke 8 kalinya berturut-turut sejak tahun 2016 - 2023, terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2023 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Kondisi sekarang ini telah menuntut pemerintah daerah melakukan penataan sistem pemerintahan yang bersih, berwibawa, profesional, dan akuntabel yang dituangkan dalam suatu konsep good dan clean govermance.
Aparatur sipil negara diharap dapat bekerja secara profesional dan transparan.
" Saya mengharapkan melalui momentum ini, pemerintah Kabupaten Halmahera Utara bersama seluruh perangkat daerah beserta seluruh lapisan masyarakat dapat bahu-membahu membangun Kabupaten Halmahera Utara menuju kesejahteraan lahir dan batin, "pungkasnya (Eby)