DISKOMINFOSAN, – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara melaksanakan ibadah rutin Oikumene di Gelanggang Olahraga (GOR) Halmahera Utara, Jumat (26/07/2024).
Ibadah Oikumene merupakan agenda Pemda Halut, yang dilaksanakan rutin setiap Bulan itu di layani Pdt. Justince Sadaro, S.Ag.,M.Si, membaca Firman Tuhan di ambil dari Amsal 8 : 15 - 16 dan 1 Timotius 2 : 1 - 2.
Dalam Khotbahnya Pendeta menjelaskan, Kitab Amsal merupakan kitab yang berisi kumpulan kata-kata hikmat berupa : sajak, puisi atau ucapan-ucapan ringkas berbentuk nasehat untuk mendidik manusia. Penulisnya adalah Salomo dan beberapa orang lainnya, dengan tujuan membantu manusia bertumbuh dalam hikmat berupa kepandaian, kejujuran dan takut akan Tuhan.
Hikmat adalah sifat Allah yang digunakan untuk menciptakan dunia Jadi dimanapun manusia membuat keputusan yang adil atau bijak itu sama halnya sedang melakskannya dengan hikmat Allah. Sebaiknya memutuskan hal yang jahat berarti bertentangan dengun hikmat-hikmat berasal kata Ibrani = Hokma (kata benda) yang merupakan turunan dari kata kerja hakam yang berarti “menjadi bijaksana atau bertindak bijaksana, yang dimiliki dengan berdoa dan memohon Hikmat akan membawa keuntungan bagi manusia yaitu memilik kemampuan menahan diri tidak tejerat dalam pelanggaran serta terhindar dari bahaya 1 Timotius.
"Timotius adalah anak dari pasangan campuran ayahnya seorang Yunani dan ibunya seorang Yahudi, ia bertumbuh dalam bimbingan iman akan Kristus melalui nenek dan ibunya. Timotius, adalah seorang yang setia pada Paulus dan dipersiapkan untuk melayani jemaat. 1 Timotius artinya surat Timotius yang pertama yang akan dikirim kepada jemaat Allah," kata Pendeta.
Hadir dalam ibadah Oikumene, Bupati Halmahera Utara, Ir. Frans Manery, Sekertaris Daerah, Erasmus J. Papilaya, Seluruh Pimpinan OPD, ASN, Serta Masyarakat. Usai ibadah juga Bupati Halut menyampaikan.
Pejabat di Daerah harus menjadi contoh dan teladan bagi bawahanya maupun bagi warga setempat.
“Pemerintah atau pejabat, yang berpendidikan, harus menjadi contoh bagi masyarakat, bagaimana kamu bertanggung jawab atas tugas dan tanggung jawabmu sebagai abdi negara, jika tidak menjadi contoh yang baik bagi sesamamu dan masyarakat. Terkait kekompakan harus selalu terjaga, walaupun kita berbeda-beda, tetapi harus bersatu dalam Kasih,” ungkap Bupati mengakhiri penyampaian. (HUMAS)