Berita dan Informasi

DISKOMINFOSAN, - Bupati Kabupaten Halmahera Utara Ir. Frans Manery mengikuti kegiatan, Panen Raya dan Penanaman Perdana Pembenihan Padi, yang bertempat di Desa Soahukum Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara. Rabu (16/10/2024). 

Hadir juga di kegiatan tersebut staf ahli bidang Pemerintahan dan Hukum Gubernur Maluku Utara Dr. Hairiah M.Si. Kasiter Kasrem 152/Baabullah Kolonel Arm Yusuf Maulana, Kepala Balai Standardisasi Instrumen Pertanian ( BSIP) Maluku Utara, Dr. Abdul Syukur Syarif, SP, MP, Kepala Dinas Pertanian Halut Piet Hein Onthony, SP, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald Maritua Lumban Gaol, S.E, MM. Kasubsektor Kao Barat Polres Halut Ipda Abrianto, para petani dan tamu undangan lainnya. 

Penanaman perdana pembenihan padi merupakan padi Varietas Inpago 13 Fortiz dan padi umur tengah Varietas Cakra Buana Agritan dengan budidaya padi terstandar. 

Kegiatan ini merupakan kerja sama Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara, Balai Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Maluku Utara dan kelompok Rizky Tani dan Tirto Utomo Kecamatan Kao Barat Halmahera Utara. 

Dalam sambutanya Bupati Halmahera Utara menyampaikan, untuk sebuah keberhasilan petani, ada beberapa unsur mulai dari benih yang unggul, pengolahan tanah yang baik, pengendalian hama penyakit dan ketepatan waktu. Hal tersebut sangat menentukan kualitas dan produktivitas Pertanian. 

"Saya berterima kasih kepada bapak Sugito sebagai seorang petani yang telah melakukan metode dalam mengendalikan hama serta penyakit dan alsintan yang dilakukan merupakan inovasi petani modern, yang dapat ditularkan kepada semua kelompok tani," ungkap Bupati. 

 

Selaku Kepala Daerah di Kabupaten Halmahera Utara, memberikan apresiasi untuk para petani. Ini menjadi evaluasi kita semua, sebagai Pemerintah bagaimana kita berusaha memudahkan segala kebutuhan petani sehingga petani memperoleh pupuk dan sarana pertanian yang layak. 

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Balai yang mempunyai program pembenihan di Kabupaten Halmahera Utara, semoga melalui program ini Halmahera Utara bahkan Provinsi Maluku Utara tidak lagi mengalami ketergantungan benih dari Daerah lain," tutup Bupati. (Eby/Oke-Humas Kominfo)

Bagikan