Bertempat di Hotel Briken, (27/7) dilakukan rapat Koordinasi Kabupaten, Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KONTAN) tahun anggaran 2023, yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Halmahera Utara.
Kepala BNNK Halmahera Utara Maximiliam Sahese,AP dalam sambutan menyatakan keinginannya untuk menjadikan Halmahera Utara bebas Narkoba. Untuk itu kami meminta dukungan, masukan untuk memberantas Narkoba di daerah ini.
Staf Ahli Bupati, Ir Valentino E Leiwakabesy, MMA dalam sambutannya saat membuka rapat Koordinasi Kabupaten Kota Tanggap Ancaman Narkoba menyampaikan tindak lanjut kesepakatan penangulangan Narkoba di Halut, Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat bahu membahu menangulangi Narkoba. Terutama penyalagunaan Lem Ehabon di Halmahera Utara.
Saat ini, Pemerintah Daerah telah membatasi penjualan lem tersebut, hanya pada toko bangunan serta penjualannya harus selektif dan dijual tidak dalam jumlah besar. Pemda bekerja sama dengan Penegak Hukum akan mengawasi penyalagunaan lem ehabon.
Kepala Badan Kesbangpol. Drs. John Anwar Kabalmay menyatakan saat ini pengguna Narkoba sangat pinter, untuk itu kita harus lebih sigap dalam menaggulanginya. Ke depan akan dilakukan swiping lem ehabon untuk membatasi ruang gerak pelaku serta terus mengawasi penjualan lem tersebut di toko bangunan. Kesadaran kita semua akan sangat berguna untuk pemberantasan penyalagunaan Narkoba di daerah ini.
Hadir dalam Rapat Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Kabupaten Kota Tanggap Ancaman Narkoba yaitu Forkompimda, Tokoh Agama dan Pimpinan Universitas.