DISKOMINFOSAN - Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara mengajak Kerapatan Gereja Baptis Indonesia (KGBI) untuk terus mengambil bagian dalam pembangunan daerah, memperkuat iman jemaat, serta menjadi pelopor kerukunan antarumat beragama. Pesan tersebut disampaikan melalui sambutan Bupati Halmahera Utara pada Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 KGBI dan HUT ke-71 KGBI Wilayah Maluku Utara yang berlangsung di Gedung Pertemuan Dinas Pendidikan,(17/10).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Halmahera Utara diwakili oleh Staf Ahli Bupati, Gleen Ontony, yang menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum. Ia menyampaikan permohonan maaf Bupati yang belum dapat hadir secara langsung, sekaligus menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh pimpinan dan jemaat KGBI.
Dalam sambutan Bupati, yang dibacakan Staf Ahli Bupati, bahwa peringatan HUT ke-75 KGBI menjadi momentum penting untuk mengenang perjalanan panjang pelayanan gereja, yang tidak terlepas dari pengabdian para pendeta, pimpinan gereja, dan seluruh jemaat. Perjalanan tersebut juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan pelayanan yang telah dilakukan sekaligus mempersiapkan langkah ke depan.
Pemerintah Daerah menyadari bahwa gereja memiliki peran penting dalam pembangunan, tidak hanya melalui pembinaan iman, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan keterlibatan aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, KGBI diharapkan terus membangun jemaat yang kuat dalam iman, memiliki keterampilan dan semangat pelayanan, serta menunjukkan kepedulian terhadap sesama. Gereja juga diharapkan menjadi pelopor kerukunan, menghormati perbedaan, dan ikut menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis demi terwujudnya kesejahteraan bersama.
“Momentum ulang tahun ini hendaknya menjadi ungkapan syukur dan kerendahan hati untuk terus menjadi kesaksian tentang kasih Tuhan, menghadirkan pengharapan, serta memberikan pertolongan bagi mereka yang membutuhkan,” demikian pesan dalam sambutan.
Ibadah syukur tersebut mengangkat tema “Hari Depan yang Penuh Harapan”, berdasarkan Yeremia 29:11. Khotbah dipimpin oleh Pdt. Frendy Sanggor, S.Th. Dalam pemberitaan firman, tema tersebut dikaitkan dengan konteks historis ketika bangsa Israel berada dalam pembuangan di Babel, dalam situasi yang tidak mudah. Melalui pesan Nabi Yeremia, umat diingatkan akan janji dan rencana Allah yang memberikan masa depan serta pengharapan bagi umat-Nya.Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kantor Kementerian Agama melalui Bimas Kristen, Heidelberg Loleng, serta undangan dan pimpinan maupun jemaat KGBI.
Selamat ulang tahun KGBI. Teruslah melayani, menebarkan kasih, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan pengharapan bagi masa depan yang lebih baik. Tuhan memberkati.(Humas1)