Berita dan Informasi

DISKOMINFOSAN. Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus memperkuat tata kelola manajemen ASN melalui penyusunan Analisis Jabatan (Anjab), Analisis Beban Kerja (ABK), serta penerapan E-Kinerja Harian. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Teknis Anjab, ABK dan E-Kinerja Harian, bekerja sama dengan BKN Regional XI Manado, Senin (28/9).

 

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Meeting FTJ tersebut, dibuka secara resmi oleh Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si., didampingi Kepala BKD PSDM dan Asisten 1. Kepala Kantor Regional XI BKN Manado turut memberikan sambutan secara daring melalui Zoom Meeting. Sedangkan tim dari Kantor Regional XI BKN Manado hadir di Tobelo, sebagai Narasumber yaitu Agustina Dorsima Dolonsenda, ST, M.Si Auditor Manajemen ASN Ahli Madya dan ZuZana Damopolii, S.A.P Analis SDM Aparatur Ahli Muda sebagai narasumber Anjab ABK serta Brian Steyjers Thayb S.Kom, M.Si dan Ruspandi Reynaldi Benedictus, S.Kom, M.T, Narasumber E kinerja Harian.

 

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada BKN Regional XI Manado yang akan memberikan pembekalan kepada jajaran Pemkab Halut. Menurutnya, pelatihan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman ASN terhadap manajemen kepegawaian sekaligus menyesuaikan kebutuhan aparatur dengan beban kerja organisasi.

 

Bupati menjelaskan bahwa saat ini Pemkab Halut sedang melakukan penyusunan Anjab dan ABK. Karena itu, setiap OPD perlu memahami proses tersebut agar dapat menyusun kebutuhan pegawai berdasarkan kondisi riil di masing-masing perangkat daerah. “Anjab dan ABK ini penting agar kita mengetahui kebutuhan pegawai di setiap OPD. Jangan sampai ada OPD yang pegawainya menumpuk, sementara di tempat lain justru kekurangan,” jelas Bupati. Ia menegaskan, Anjab menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan pegawai karena melalui analisis tersebut dapat diketahui tugas, tanggung jawab, kompetensi dan kebutuhan suatu jabatan. Selanjutnya, ABK digunakan untuk menghitung kebutuhan pegawai berdasarkan beban pekerjaan yang harus diselesaikan.

 

Selain Anjab dan ABK, Bupati juga menyoroti pentingnya penerapan E-Kinerja Harian bagi ASN. Menurutnya, kehadiran pegawai di kantor tidak cukup hanya diukur melalui absensi. Kinerja harus dapat terlihat dari aktivitas dan hasil pekerjaan yang dilakukan setiap hari. “Dengan E-Kinerja Harian, kita tidak hanya melihat absensi. Kita bisa mengetahui pekerjaan apa yang dilakukan pegawai setiap hari dan bagaimana kontribusinya terhadap organisasi,” ujarnya.

 

Bupati berharap penerapan E-Kinerja harian dapat membangun budaya kerja ASN yang lebih bertanggung jawab, transparan dan terukur. Setiap pegawai diharapkan memiliki kontribusi terhadap pencapaian tujuan organisasi. “Tidak ada pegawai yang tidak berkontribusi terhadap pencapaian tujuan organisasi. Di atas kinerja individu ada kinerja organisasi,” tegasnya.

 

Bupati juga meminta pejabat struktural yang mengikuti pelatihan agar menyimak materi dengan baik dan mampu meneruskannya kepada jajaran di lingkungan kerja masing-masing. Para pejabat struktural diharapkan menjadi bagian penting dalam pengawasan dan memastikan sistem yang telah dibangun benar-benar dilaksanakan. “Bekerja sambil belajar dan belajar sambil bekerja, karena aturan dan regulasi terus berkembang,” pesan Bupati.

 

Bupati menambahkan, ASN merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Karena itu, setiap aparatur harus memahami tugas dan tanggung jawabnya serta bekerja berdasarkan kesadaran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “ASN adalah mata dan telinga pemerintah. Kalau fungsi dan tugas kita dilaksanakan dengan baik, maka pemerintahan juga akan berjalan dengan baik,” katanya.

 

Pelatihan ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas ASN Pemkab Halut dalam menyusun kebutuhan pegawai, mengelola beban kerja dan menerapkan sistem kinerja secara lebih efektif. Dengan demikian, pengelolaan sumber daya aparatur dapat semakin tepat sasaran dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan serta pelayanan masyarakat di Kabupaten Halmahera Utara. Selanjutnya Bupati membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Teknis Analisis Jabatan, Analisis Beban Kerja dan E-Kinerja Harian Tahun 2026.(Humas1)

 

Bagikan