Berita dan Informasi

DISKOMINFOSAN. Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si., menegaskan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah serta peningkatan kualitas program pembangunan. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Pagi ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara di Halaman Kantor Bupati, Senin (31/8). Apel turut dihadiri Wakil Bupati Dr. Kasman Hi Ahmad, S.Ag., M.Pd., Sekretaris Daerah, para Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, para Kepala Bagian, serta seluruh ASN dan staf.

 

Bupati meminta seluruh pimpinan OPD menyusun program dan kegiatan secara rasional dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Kegiatan yang bersifat seremonial maupun belum mendesak diharapkan dapat dikurangi, sehingga anggaran dapat diarahkan pada program yang lebih prioritas dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Buatlah program yang berkualitas. Semua program harus berdasarkan kemampuan keuangan daerah. Jangan melakukan program yang tidak tersedia anggarannya,” tegasnya. Bupati juga menyampaikan bahwa penetapan transfer dari pemerintah pusat untuk Tahun Anggaran 2027 hingga kini belum tersedia, sehingga penyusunan sementara masih menggunakan pagu sebelumnya.

 

Di tengah kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi berlangsung hingga Oktober, Bupati turut meminta seluruh ASN dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan. Dalam dua minggu terakhir, sejumlah titik api cukup besar terpantau di wilayah Halmahera Utara, khususnya bagian selatan seperti Kao dan sekitarnya. Pemerintah daerah telah membentuk satuan tugas serta membagi tugas OPD berdasarkan zona, kecamatan hingga desa, dengan melibatkan Forkopimda dalam penanganan di lapangan. Bupati mengajak masyarakat berhati-hati menggunakan api dan memperkuat ikhtiar serta doa bersama agar daerah terhindar dari bencana.

 

Bupati juga menekankan agar seluruh ASN tetap disiplin, bertanggung jawab, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa bergantung pada kehadiran pimpinan daerah. Ia mengingatkan ASN untuk meninggalkan mentalitas “Bupati-isme” dan tetap menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing. Menutup arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang tetap bekerja dan memberikan pelayanan di tengah berbagai keterbatasan. “Jangan mempersulit masyarakat. Semua yang kita lakukan tetap berada pada koridor,” pungkasnya.(Humas3)

Bagikan