Berita dan Informasi

DISKOMINFOSAN. Dengan tema “Imigrasi Untuk Rakyat Melalui Sinergi Lintas Dnstansi dalam Tim Pengawasan Orang Asing,” Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora), digelar di hotel Green Land Tobelo, (30/6). Diselenggarakan oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo.

 

Ketua Pelaksana Timpora, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Sigit Ari Wibowo S.H dalam laporannya menyatakan, penyelenggaraan Rapat Koordinasi TIMPORA hari ini didasari oleh kebutuhan operasional untuk memperkuat basis data dan pemetaan keberadaan orang asing di wilayah Halmahera Utara.

 

“Tujuan utama dari rapat ini, untuk mengidentifikasi isu-isu intelijen dan pengawasan terkini terkait keberadaan dan aktivitas orang asing di Kabupaten Halmahera Utara. Selain itu, rapat ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan wisatawan mancanegara pada sektor pariwisata di berbagai destinasi strategis,”kata Wibowo

 

Lebih lanjut ia menyatakan, diharapkan melalui forum ini, terwujud sinergi antar instansi dalam pertukaran informasi, deteksi dini, serta pelaksanaan pengawasan orang asing yang sistematis, cepat, dan terukur guna mendukung stabilitas keamanan dan pembangunan daerah di Kabupaten Halmahera Utara.

 

Kami menyadari keterbatasan personel di lapangan, namun dengan kolaborasi aktif dari seluruh anggota tim menjadi kunci utama keberhasilan kita. Oleh karena itu, dalam rapat ini kita akan membedah kembali isu-isu aktual serta dinamika aktivitas orang asing guna memastikan bahwa fungsi intelijen dan pengawasan di Kabupaten Halmahera Utara berjalan secara sistematis, cepat, dan terukur.

 

Peserta rapat hari ini, terdiri dari berbagai unsur penegak hukum, serta dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara. Keterlibatan aktif kita semua, sangat menentukan keberhasilan deteksi dini. Berharap melalui diskusi teknis yang akan kita laksanakan sebentar lagi, akan lahir rekomendasi-rekomendasi konkret untuk sinergi yang bermanfaat bagi keamanan wilayah kita.

 

Staf Ahli Bupati, Gleen Ontoni, mewakili Bupati menyatakan, Kabupaten Halmahera Utara memiliki posisi yang sangat strategis, baik dari sisi investasi maupun mobilitas orang asing. Berbagai sektor pembangunan dan kegiatan ekonomi yang berkembang telah mendorong peningkatan aktivitas tenaga kerja asing serta mobilitas warga Negara asing di wilayah kita.

 

Selain itu, potensi pariwisata yang dimiliki Halmahera Utara turut menarik kunjungan wisatawan mancanegara yang perlu diimbangi dengan pengawasan yang efektif. Oleh karena itu peningkatan aktivitas orang asing tersebut harus berjalan selaras dengan terjaganya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

“Melalui Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA), kita harus memastikan bahwa setiap warga negara asing yang berada di Halmahera Utara mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan serta memberikan kontribusi positif bagi pembaangunan daerah,” Ontoni.

 

Ia menegaskan, Pengawasan harus dilaksanakan secara proaktif melalui deteksi dini dan pertukaran informasi yang cepat antar instansi. Sinergi dan kolaborasi yang kuat antar anggota TIMPORA akan menjadi kunci dalam mewujudkan satu data yang akurat serta memastikan Kabupaten Halmahera Utara tetap menjadi daerah yang aman, kondusif dan terbuka bagi investasi maupun pariwisata dengan tetap menjunjung tinggi kedaulatan hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora), dilanjutkan dengan diskusi untuk menemukan rekomendasi-rekomendasi konkret demi sinergi yang bermanfaat bagi keamanan wilayah kita. (Humas1)

Bagikan