Berita dan Informasi

 

DISKOMINFOSAN. Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menerima kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Nasional dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Khairun (Unkhair), dan Universitas Halmahera dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Ruang Meeting Fredy Tjandua Lantai II, Kantor Bupati Halmahera Utara, Senin (22/6).

 

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Halmahera Utara, Drs. Wenas Rompis, mewakili Bupati Halmahera Utara. Turut hadir Kepala Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Utara, para dosen pendamping, Camat Tobelo, Tobelo Selatan, Tobelo Tengah, kepala desa lokasi penempatan KKN, serta mahasiswa peserta KKN Kolaborasi Nasional.

 

Acara diawali dengan laporan perwakilan mahasiswa KKN Kolaborasi Nasional yang disampaikan oleh Ataya Sultan Prakoso. Dalam laporannya, ia menyampaikan kesiapan mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat serta berharap program yang dijalankan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di desa-desa lokasi penempatan.

 

Selanjutnya, arahan disampaikan oleh Kepala Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Mahasiswa (P2KM) Universitas Khairun, Prof. Dr. Hamidin Rasulu, STP., MP. Dalam sambutannya, Prof. Hamidin menyampaikan permohonan maaf dari pimpinan Universitas Khairun yang belum dapat hadir membersamai peserta KKN pada kesempatan tersebut.

 

Prof. Hamidin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara yang terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan KKN Kolaborasi Nasional, meskipun pemerintah daerah sedang menghadapi berbagai tantangan, termasuk kebijakan efisiensi anggaran dan penyesuaian program pembangunan.

 

“Kami mewakili tiga perguruan tinggi menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara atas sambutan dan dukungan yang diberikan. Program KKN Kolaborasi ini telah berlangsung untuk ketiga kalinya dan diharapkan manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat Halmahera Utara maupun Provinsi Maluku Utara secara umum,” ujarnya.

 

Sementara itu, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Halmahera Utara, Drs. Wenas Rompis, dalam sambutannya sekaligus secara resmi menerima mahasiswa KKN Kolaborasi Nasional di Kabupaten Halmahera Utara.

 

Ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan langkah positif dalam mendukung pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. “Pada kesempatan ini kita dapat berkolaborasi dalam satu ruang antara Yogyakarta, Ternate, dan Tobelo dalam rangka pelaksanaan KKN. Bagi Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, kegiatan seperti ini sudah tidak asing lagi karena KKN Kolaborasi telah berlangsung sejak tahun 2023 dan terus berlanjut hingga saat ini,” kata Wenas Rompis.

 

Ia menjelaskan bahwa sebanyak lima desa menjadi lokasi penempatan mahasiswa KKN Kolaborasi Nasional tahun 2026, yaitu Desa MKCM, Desa Gamsungi, Desa Mahia, Desa Tanjung Niara, dan Desa Pale. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, kami memberikan dukungan dan apresiasi kepada seluruh peserta KKN Kolaborasi. Kami merasakan banyak manfaat positif yang telah ditinggalkan oleh peserta KKN pada tahun-tahun sebelumnya dan berharap angkatan tahun ini juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Jumlah peserta KKN Kolaborasi Nasional tahun ini tercatat sebanyak 66 mahasiswa yang terdiri atas 30 mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM), 20 mahasiswa dari Universitas Khairun, serta 16 mahasiswa dari Universitas Halmahera (Uniera). Melalui program KKN Kolaborasi Nasional ini, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam upaya mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Halmahera Utara. (Humas 3)

Bagikan