Berita dan Informasi

DISKOMINFO - Bupati Halmahera Utara (Halut) Dr.Piet Hein Babua, M.Si,memantau langsung kondisi Warga Negara Asing (WNA) korban erupsi gunung api Dukono yang sementara dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo Halmahera Utara, Jumat 8 Mei 2026.

 

Dari 9 orang WNA, yang menjadi korban luka baru 7 orang yang berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan sementara dirawat di RSUD Tobelo pada pukul 17.00 WIT sore tadi. Usai mendapatkan perawatan, korban tersebut kemudian diberikan tempat istirahat di Hotel.

 

" Saya ingin pastikan korban luka dan selamat 7 WNA dan 3 WNI asal dari luar Halmahera Utara untuk mendapatkan perawatan intensif di RSUD, dan kita juga menyiapkan tempat istirahat di Hotel," ucapnya Bupati Piet Hein Babua.

 

Terdapat 7 WNA dan 3 WNI pendaki korban erupsi Gunung Api Dukono Halmahera Utara yang dirawat di RSUD Tobelo Halmahera Utara, WNA yaitu,

1. Toh Yu Ming Eugene (L/30th)

2. Ong Shilin Shelene (P/37th)

3. Phoebe Lim (P/33th)

4. Loh Hui En iris (P/31th)

5. Tan Jia Yi Geraldine (P/30th)

6. Li Yin Xqan Vanessa (P/30th)

7. Lim Shan De (L/29th)

Sementara Warga Negara Indonesia (WNI), yaitu ; 

1. Viki Navila (P/27th)

2. Riska Isbak (P/28th)

3. Haeruddin (L/26th)

 

Sementara, menurut kepala Basarnas Ternate Iwan Ramdani dalam keterangan conference pers di Polres Halmahera Utara, ia mengatakan bahwa 2 WNA yang hilang telah ditemukan keberadaannya yaitu dibibir kawat. Namun, belum bisa di evakuasi karena terhalang cuaca dan kabut tebal serta hujan deras di puncak malam ini.

 

"Tim sudah mengetahui keberadaan 2 WNA itu, namun masih belum bisa di evakuasi karena terhalang cuaca di puncak gunung. Sementara untuk 1 WNI hingga saat ini belum diketahui dan tim akan kembali melakukan pencarian dan evaluasi besok pagi Sabtu 9 Mei 2026," ucap Iwan.(Humas 2) 

 

Bagikan