DISKOMINFOSAN. Hari ini 4 September 2025, Forkopimda meninjau progres kesiapan Mesin 8 MW di Mamuya, yang sementara dalam pengerjaan pengintegrasian ke sistem. Target September mesin ini akan menyuplai daya listik untuk menutupi devisit 3 MW listrik di Halmahera Utara, akibat rusaknya mesin PLN.
“Sesuai dengan janji saya kepada masyarakat, akhir September tidak ada pemadaman listrik lagi. Karena itu, hari ini kami selaku Pemerintah Daerah, Bupati, Kapolres, Dandim dan Ketua DPRD Christina Lesnussa, bersama Wakil Ketua I, Inggrid Paparang dan Wakil Ketua II Abdillah Bailussy hadir saat ini, mengundang pihak PLN untuk mengecek progres kesiapan mesin 8 MW,” kata Bupati Dr Piet Hein Babua, M.si mengawali rapat di ruang VIP Bupati, lantai II Kantor Bupati.
Dalam Penjelasan dari Manager UP3 PLN Tobelo, Anton Tonapa menyatakan ucapan terima kasih, kepada Pemda dan Forkopimda atas dukungan, hingga mesin yang diimport dari Cina, bisa tiba di Mamuya dan saat ini dalam pengerjaan. Kami bekerja secara maksimal 7 hari seminggu, untuk target tersebut. Dan mempersilahkan untuk memantau langsung di lapangan (Mamuya-red).
Selanjutnya Bupati dan rombongan menuju ke lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (LTMG) Mamauya. Dilokasi PLTG Mamuya, Tonapa menjelaskan ada dua pengerjaan yang dilakukan di tempat ini mesin 8 MW yang akan berfungsi akhir September. Dan pengerjaan 30 MW yang masi dipersiapkan. Selanjutnya rombongan berkeliling kawasan PLTMG Mamuya. (Humas1)