DISKOMINFOSAN. Bertempat di ruang pertemuan Sekretaris Daerah, dilakukan rapat koordinasi terkait survey Lahan Pala. Untuk Penelitian di tahun 2026, oleh Prof Dr. Tri Kuntoro Priyambodo, M.Sc serta Tim dari Universitas Gadja Mada Yogyakarta. Rakor tersebut dipimpin oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Samud Taha,SP,M.Si.
Dalam penjelasan Prof Dr. Tri Kuntoro Priyambodo, M.Sc , metode pelaksanaan penelitian yaitu Integrasi Kamera Hiperspektral dan Sonsor LINDAR ke UAV Konvensional, Pengembangan System Pemrosesan dan Visualisasi Data Berbasis Cloud dan Mobile, Validasi Teknologi melalui uji coba (lokasi awal : Halmahera Utara), Analisis Social Ekonomi untuk menilai dampak dan kesiapan adopsi ( working Package tambahan mitra sasaran), dan Pengembangan Perangkat Iot untuk Pertanian dan Perkebunan.
Penelitian Kolaboratif Halmahera Utara Kosmopolis Rempah dan Budaya ini, dengan aktifitas utama penelitian yaitu Penyusunan Master Plan Penelitian kolaboratif, Pemetaan Daya Dukung Lahan dan Kesesuaian lahan, Survey Varietas Pala, Inovasi Budidaya Pala, Pengelolaan Hasil Panen/Pasca Panen Pala, Pengembangan Teknologi Penyulingan, Tata Niaga Minyak Atsiri Hasil Pertanian, Penelitian Ekstraksi Myristicin serta Perdagangan Hasil Ekstraksi (myristicin).
Asisten III Samud Taha,SP,M.Si, menyatakan Pemda Halut menyambut baik penelitian yang dilakukan Tim dari UGM di daerah ini. Melihat dampak positif hasil penelitian untuk masyarakat Halut, khususnya bagi Petani Pala di daerah ini. Jika saat ini, Pemda Halut dengan Hilirisasi Kelapa, mungkin ke depan Halut juga akan ke Hilirisasi Pala. Agar tidak menjual bahan mentahnya tapi sudah diolah di tempat ini untuk memberikan nilai tamba pada komoditi Pala ini.
Hadir dalam Rakor ini, Organisasi Perangakat Daerah terkait yaitu Bappeda, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Balitbangda.(Humas3)