Berita dan Informasi

DISKOMINFOSAN - Bupati Halmahera Utara Dr.Piet Hein Babua, M.Si., hadiri perayaan puncak Hari Anak Nasional ( HAN) ke-41 tahun 2025. . 

Bertempat di lapangan depan kantor Bupati Halmahera Utara desa Gamsungi kecamatan Tobelo kabupaten Halmahera Utara. Rabu 30 Juli 2025.

 

Perayaan Puncak Hari anak Nasional tahun 2025. Dengan tema " Anak Hebat Indonesia Kuat, Menuju Indonesia Emas 2045."

Acara ini dilaksanakan atas kerja sama Kemendikdasmen, Kemenag, Bapenas, Global Tranforming Education, Wahana Visi Indonesia ( Program Kreasi) dan Pemda Halmahera Utara. 

 

Turut hadir dalam kegiatan Bupati Halmahera Utara Drs Piet Hein Babua M.SI, Manager WVI Kabupaten Halmahera Utara Rani Purba, Yohanes B. Bria District Representatif Halmahera Utara Save The Children, Bunda Paud Kabupaten Halmahera Utara Masliha Hi Kasman,Para Asisten, Staf Ahli Bupati dan pimpinan OPD kabupaten Halmahera Utara

Para Siswa siswi beserta bapak Ibu Guru serta tamu undangan lainnya. 

 

Ketua Panitia Perayaan Anak Nasional ke-41 tahun 2025, Eda Kawenggo menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kegiatan perayaan hari Anak Nasional adalah menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya perlindungan dan hak-hak anak ,memberikan ruang ekpresi dan kreatifitas kepada anak-anak mendorong keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak serta mempererat hubungan antar anak,orang tua,sekolah dan masyarakat . 

 

"Semoga dengan perayaan hari anak nasional anak-anak di kabupaten Halmahera Utara dapat menunjukan semangat yang tinggi dalam beraktifitas serta adanya interaksi yang positif antara orang tua dan anak," ucap Eda. 

 

Ketua panitia yang juga sebagai PLT Kepala DP3AKB kabupaten Halmahera Utara ini mengharapkan dalam kegiatan ini bisa terjadi peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya hak-hak anak serta terjalinnya kerja sama antar berbagai stekholder baik itu sekolah,dinas dan masyarakat.

 

"Tak lupa kami panitia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam terselenggaranya kegiatan perayaan Hari Anak Nasional tahun 2025," ungkap Eda. 

 

Eda Kawenggo menambahkan, semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk terus memperjuangkan hak dan perlindungan anak di kabupaten halmahera utara menyongsong Indonesia emas tahun 2045 "Anak Indonesia Bersaudara Berkarya Dan Bersinar"

 

Sementara itu Bupati Halmahera Utara Dr.Piet Hein Babua M.SI., dalam sambutannya menyampaikan puji syukur patut kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas penyertaannya kita semua dapat hadir dan berkumpul pada kesempatan ini dengan sehat dalam rangka melakukan perayaan puncak .Hari Anak Nasional 2025 yang ke 41.

 

" Untuk diketahui bapak ibu sekalian bahwa, pada saat saya masih bekerja di Dinas Sosial, perlindungan anak berada di Kementerian Sosial. Sekarang kegiatan seperti ini bergeser kepada kegiatan nyata yang langsung menyentuh dalam kreativitas anak.

 

Kita telah ikuti bersama bahwa di kabupaten Halmahera Utara ada delapan sekolah yang dipilih sebagai Sekokah Tanpa Kekerasan ( Setara) yang khusus difokuskan pada pembinaan dan perlindungan anak, melalui kegiatan ini Kami Instruksikan kepada Kadis Pendidikan dan Kepala DP3AKB untuk membuat Setara yang berlaku bukan hanya beberapa sekolah saja, tetapi Program harus jalan di semua sekolah" jelas Bupati. 

 

Bupati menuturkan, kekerasan kepada anak semakin meningkat, sesuai data dari Kepolisian sehingga diharapkan kepada semua pihak harus lakukan gerakan secara masif baik dilingkungan keluarga, sekolah, masyarakat di tengah kita berada. 

 

Tanggung jawab terhadap perlindungan anak bukan hanya kepada anak di sekolah, Tetapi di tengah masyarakat, Kepada orang tua, guru dan anak.

 

 Dalam Pelaksanaan semua pihak yang harus bertanggung untuk menekan tingkat kekerasan yang terjadi tidak hanya pada satu sisi. Perlindungan anak bersifat menyeluruh, sehingga Kekerasan pada anak bisa kita minimalisir. 

 

"Mari kita gaungkan perlindungan terhadap anak di semua sekolah, karena tanggung jawab kita berada terdepan untuk melindungi anak anak kita, anak -anak generasi masa depan bangsa ini, " harap Bupati. 

 

Piet Hein Babua menjelaskan,Pemerintah Daerah Halmahera Utara telah miliki peraturan daerah terhadap perlindungan anak dan perempuan sebagai dasar hukum yang jelas, dalam wujudkan sekolah menolak kekerasan.

 

 Dengan adanya Peraturan Bupati sebagai dasar, tentu apa yang kita lakukan Harus mempunyai tujuan dan sasaran dalam perlindungan anak sehingga hasilnya di capai adalah titik nol terhadap kekerasan anak di sekolah. 

 

" Kepada guru guru kami himbau untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada anak anak, Bukan hanya ilmu yang di tuangkan tetapi ada tindakan yang nyata dalam menekan tingkat kekerasan terhadap anak. 

 

 Melalui kegiatan hari ini kita sebagai lembaga terkait, mempunyai tanggung jawab dalam pengawasan terhadap anak di bawah umur atas perkembangan anak - anak kita kedepan.

 

Kita harus memastikan bahwa anak anak kita khususnya anak kabupaten Halmahera Utara memiliki pendidikan yang layak, hak untuk bebas berpendapat dan memberikan ruang kepada mereka sesuai potensi yang mereka miliki.

 

Serta menjadikan anak anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak anak yang tangguh, hormati orang tua serta dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi, "jelas Bupati. 

 

Bupati menambahkan, semoga dengan peringatan puncak Hari Anak Nasional yang merupakan tonggak sejarah secara keseluruhan ini, semua bisa melakukan perlindungan terhadap anak. Stop Kekerasan Kepada Anak ( SETARA).

 

Kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama, penyerahan bingkisan ,peninjauan stand dan kreasi seni dari berbagai sekolah. ( Humas 2).

Bagikan