DISKOMINFOSAN. Diharapkan dapat meningkatkan produksi padi. Bendung Beringin Agung di Kawasan Transmigrasi Toliwang Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara, diresmikan oleh Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, M.Si (16/7).
Bupati Halut Dr. Piet Hein Babua, M.Si menyambut baik kehadiran Wamen yang datang dengan tim lengkap di sentra produksi beras Toliwang, yang merupakan Daerah Transmigrasi ini. Dalam sambutannya Bupati menerangkan daerah ini, merupakan daerah yang menerima Transmigrasi asal Jabar, Jateng, Jatim dan NTT sejak tahun 1982 secara bergelombang 11 kali sampai tahun 2008. Jadi sudah 43 tahun warga transmigran ada di daerah ini.
Lebih lanjut Bupati menyatakan, dengan adanya Transmigrasi di daerah ini sudah memberikan kontribusi bagi Halmahera Utara. Lahan terkelola, perekonomian meningkat dan tentu para Transmigran diterima sebagai keluarga di Tanah Hibua Lamo yang terjalin kehidupan yang harmonis dengan warga lokal.
“Tujuan Transmigrasi untuk Integrasi Nasional, untuk memupuk rasa kebangsaan, terjadi percampuran adat budaya, menghentas kemiskinan dengan membuka lahan produksi pangan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Wamen Transmigarasi, Viva Yoga Mauladi dalam sambutannya. Diharapkan dengan adanya Bendung ini, dapat mengairi sawah dan meningkatkan produksi padi, serta meningkatkan lebih dari 2, 3 kali panen.
Jika membutuhkan sesuatu seperti jalan produksi, jembatan penghubung, pengembangan irigasi, bibit pupuk dan lain sebagainya, menyuratlah secara resmi, pesan Wamen kepada Kadis Pertanian. Semua ini dilakukan untuk mendukung terwujudnya Asta Cita Presiden Prabowo.
Hadir dalam peresmian Bendung yang dibangun tahun 2024 dan mampu mengairi 142 HA ini, Sekda Provinsi, Wakil Bupati Halut, Forkopimda, Anggota DPRD Halut, Pimpinan OPD, Penyuluh Pertanian, Instansi Teknis lainnya, Kelompok Tani serta Warga Transmigran.(Humas1)