Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara bersama Perguruan Tinggi pelaksana Kuliah Kerja Nyata (KKN-PPM) Kolaborasi Nusantara Nasional Tahun 2025 menggelar rapat sinkronisasi program di Ruang Meeting Fredy Tjandua lantai II Kantor Bupati Halmahera Utara, Selasa (1/7) pukul 14.00 WIT.
Rapat ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan mahasiswa KKN dengan program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pelaksanaan KKN dapat memberikan kontribusi nyata dan mendukung prioritas pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara, Drs. E.J. Papilaya, MTP. Dihadiri oleh Asisten Bidang SDM, Pendidikan, dan Kemasyarakatan, pimpinan OPD terkait, Dosen pembimbing lapangan, dan Mahasiswa KKN.
Dalam rapat ini, masing-masing koordinator dari 5 desa yaitu dari desa Gamhoku,Desa Pale, Desa Tanjung Niara, Desa MKCM, dan Desa Gumo memaparkan rencana kerja serta potensi kolaborasi yang dapat diimplementasikan di desa-desa lokasi KKN. Fokus utama pertemuan ini adalah menyusun langkah bersama agar kegiatan KKN yang dilaksanakan mahasiswa selaras dengan program prioritas pemerintah daerah.
Dalam arahannya, Sekretaris Daerah menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah. KKN tidak hanya menjadi sarana pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, tetapi juga harus memberikan dampak langsung terhadap pencapaian target pembangunan di tingkat desa dan kecamatan.
“Melalui sinergi dengan OPD, program KKN diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari pemberdayaan ekonomi lokal, peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan, hingga pelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara optimis pelaksanaan KKN Kolaborasi Nusantara 2025 akan berjalan efektif dengan dukungan lintas sektor. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan sekaligus mitra pemerintah dalam memajukan daerah.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan pelaksanaan KKN Kolaborasi Nusantara Nasional Tahun 2025 di Halmahera Utara berjalan optimal, efektif, dan mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan daerah.(humas3)