DISKOMINFOSAN - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Halmahera Utara melaksanakan Sidak/Pengecekan stok dan harga sembako di wilayah Kabupaten Halmahera Utara menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H. Kamis 5 Juni 2025.
Turut hadir di kegiatan Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Samud Taha, SP, M.Si ,Kadis Perindag Halmahera Utara Drs Nyoter Koenoe, M.Si.Pasi Log Dim 1508/Tobelo Lettu Inf Frans Komea ,Kasat intelkam polres Halut Iptu Selvianus Elly, Kepala Statistik Halmahera Utara Arifin M.Kahar, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Halut Lexy Noya, ST, Kabid Penegakkan Perda Satpol Halmahera Utara Fredy Debeturu, S.E dan anggota TPID lainnya.
Tim Pengendalian Inflasi daerah (TPID) Halmahera Utara tiba di gudang Bulog Desa Rawajaya Kecamatan Tobelo selanjutnya di laksanakan pengecekan stok sembako yang ada di dalam gudang bulog dan di dampingi oleh kepala gudang bulog Hidayat Labadu.
Setelah itu Tim Pengendalian Inflasi daerah (TPID) Halut ke Toko 88 Desa Wosia Kecamatan Tobelo Tengah dan dilaksanakan pengecekan stok dan harga sembako yang ada di toko 88.
Dari toko 88 , TPID Halut ke SPBU desa Wosia kecamatan Tobelo Tengah selanjutnya di laksanakan pengecekan stok BBM yang masuk pada hari ini dan kesiapan sampai dengan Hari Raya Idul Adha serta memastikan kondisi mesin SPBU dalam kondisi baik untuk penyaluran kepada masyarakat Halmahera Utara.
Kegiatan dilanjutkan di Gudang Nestle Desa Wosia Kecamatan Tobelo Tengah untuk pengecekan stok dari beberapa produk Nestle yang berada di dalam gudang .
Selanjutnya TPID Halut tiba di Gudang PT. Sumber Jaya Adi Perkasa jalan Durian desa Lina Ino Kecamatan Tobelo Tengah dan dilaksanakan pengecekan stok dan harga sembako di dalam gudang tersebut.
Pukul 11.40 Wit TPID Halut tiba di Pasar Tanjung Niara selanjutnya dilaksanakan pengecekan harga sembako dan memastikan aktivitas pasar atau jual beli masyarakat berjalan dengan baik dan lancar .
Adapun harga sembako dari beberapa gudang yang di datangi oleh TPID Halut sbb :
1). Beras Cap Tulip (Medium) = Rp 17.000
2). Beras Cap Garuda Mas (Medium)= Rp 17.000
3). Beras Cap Bola Mas (Premium) = Rp 18.000
4). Beras Cap Tinta (Premium) = Rp 17.000
5). Beras SPHP Bulog = Rp 13.000
6). Kedelai Lokal, 1 kg = Rp 10.000
7). Kedelai Impor.1 kg = Rp 12.000
8). Cabai Merah Keriting.1 kg = Rp 40.000
9). Cabai Rawit Merah,1 kg = Rp 60.000
10). Cabai Rawi Hijau, 1 kg = Rp 55.000
11). Bawang Merah, 1 kg = Rp 50.000
12). Gula Pasir Curah, 1 kg = Rp 20.000
13). Gula Pasir Kemasan, 1.kg = Rp 23.000
15). Minyak Goreng Kemasan Premium,1 lt = 22.000
16). Minyak kita,1 lt = Rp 18.000
17). Tepung Terigu, 1 kg = Rp 12.000
18). Daging Ayam Ras Karkas, 1 kg = Rp 50.000
19). Telur Ayam Ras.1 kg = Rp 32.000
20). Daging Sapi Paha Belakang. 1 kg = Rp 125.000
21). Daging Sapi Paha Depan, 1 kg = Rp 125.000
22). Daging Sapi Sandung Lamur.1 kg = Rp 125.000
23). Daging Sapi Tetelan,1 kg = Rp 80.000
Ikan Tongkol,1 kg = Rp 30.000
24). Ikan Teri,1 kg = Rp 60.000
25).Mie Instan, 1 bks = Rp 4000
26).Bawang Putih Kating,1 kg = Rp 55.000
27). Bawang Bombai,1 kg = Rp 60.000
28). Garam Halus,1 kg = Rp 12.000
29. Susu Kental Manis, 370 gr = Rp 13.000
30). Susu Bubuk (Setara Dancow).400 gr = Rp 58.500
31). Susu Bubuk Balita (Setara 3GM).400 gr = Rp 46.500
32). Tempe Bungkus.1 kg = Rp 40.000
33). Tahu Putih,1 kg = Rp 10.000
34). Pisang Lokal,1 kg = Rp 5000
35). Jeruk Lokal,1 kg = Rp 12.000
36). Tomat 1 kg = Rp 20.000
37). Kentang Sedang, 1 kg = Rp 30.000
38). Sawi Hijau,1 kg = Rp 15.000
39). Kangkung.1 kg = Rp 10.000
40). Ketimun Sedang.1 kg = Rp 5000
41). Kacang Panjang.1 kg = Rp 10.000
42). Ketela Pohon,1 kg = Rp 10.000
43). Kacang Hijau! kg = Rp 25.000
44). Kacang Tanah,1 kg = Rp 35.000.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Halmahera Utara selaku Sekertaris TPID Halmahera Utara Drs. Nyoter Koenoe, M.Si. mengatakan,dari hasil pemantauan tim saat ini stok sembako menjelang Hari Raya Idul Adha dalam keadaan aman terpenuhi . Untuk aktivitas masyarakat di pasar Wosia berjalan dengan aman dan lancar.
" Untuk harga sembako masih di katakan terjangkau, belum ada yang mengalami kenaikan yang signifikan, "ucap Nyoter.
Nyoter Koenoe mengajak semua stakeholder, para pedagang untuk tertib dalam melakukan penjualan, tidak ada yang menaikan harga, dari harga barang yang sudah ditentukan. Sehingga semua menjadi lebih baik. ( Humas 2).