DISKOMINFOSAN, - Balai Guru Penggerak Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Utara menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 4 "Rencana Kerja dan Panen Hasil Belajar" Program Pendidikan Guru Penggerak Daerah Khusus, Angkatan 10 Provinsi Maluku Utara, Tahun 2024.
Kegiatan dilaksanakan di Gedung Tamara, Jln. Pantai Bowens, Gura, Tobelo, pada Rabu (23/10/2024). Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Halmahera Utara, Drs. Erasmus J. Papilaya, M.T.P., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Utara, Hertje Manuel, S.Pd.,M.M., PIC (Person In Charge) atau Penjabat PGP (Program Guru Penggerak) di UPT BGP (Unit Pelayanan Teknis Balai Guru Penggerak) Provinsi Maluku Utara, Baena Abdullah, S.Pd. Serta para tamu undangan lainnya.
Sekretaris Daerah Halmahera Utara, dalam sambutannya mengatakan sangat menyambut baik dan mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 4 "Rencana Kerja dan Panen Hasil Belajar" Program Pendidikan Guru Penggerak Daerah Khusus, Angkatan 10 Provinsi Maluku Utara, di Kabupaten Halut, Tahun 2024. "Selaku Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, sepenuhnya mendukung program-program yang berkaitan dengan kecerdasan untuk anak guna menjadi penerus Bangsa. Itu semua peran penting dari Guru," ungkap Sekda.
Dengan berbagai Program Pendidikan di Kabupaten Halmahera Utara, menjadikan Pendidikan sebagai ujung tombak dalam mencerdaskan anak bangsa.
Program Guru Penggerak Menciptakan. Pemimpin Pembelajaran yang berpusat pada murid. Guru Penggerak harus lulus seleksi dan mengikuti Program Pendidikan Guru Penggerak. Program ini akan menciptakan guru penggerak yang dapat mengembangkan diri dan guru lain dengan refleksi, berbagi dan kolaborasi secara mandiri. Memiliki kematangan moral, emosi dan spiritual untuk berperilaku sesuai kode etik. Merencanakan, menjalankan, merefleksikan dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada murid dengan melibatkan orang tua. Berkolaborasi dengan orang tua dan komunitas untuk mengembangkan sekolah dan menumbuhkan kepemimpinan murid.
Mengembangkan dan memimpin upaya mewujudkan visi sekolah yang berpihak pada murid dan relevan dengan kebutuhan komunitas di sekitar sekolah. Peran Guru Penggerak, diharapkan menjadi katalis perubahan pendidikan di daerahnya dengan cara: Menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di wilayahnya,
Menjadi Pengajar Praktik bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah. Mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah. Membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antar guru dan pemangku kepentingan di dalam dan luar sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well-being ekosistem pendidikan di sekolah. Calon guru penggerak mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan baru di sekolah dan komunitasnya.
Guru Penggerak, Mereka adalah guru-guru terpilih dari seluruh penjuru Indonesia yang telah lulus dari Program Pendidikan Guru Penggerak. Guru Penggerak yang siap menjadi pemimpin pembelajaran dan berperan sebagai agen pendorong transformasi pendidikan di Indonesia.
(Eko_Diskominfosan)