Berita dan Informasi

DISKOMINFOSAN. Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si., menghadiri sekaligus melantik Pengurus Asosiasi Petani Kabupaten Halmahera Utara periode 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Utara,(23/9). Kegiatan dibuka oleh Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si., didampingi Asisten II bidang Administrasi Umum Setda Halut. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Halut, Pimpinan OPD Terkait, Sekretaris Pengurus HKTI, jajaran pengurus Asosiasi Petani Kabupaten Halmahera Utara, para ketua kelompok tani, petani, serta undangan lainnya.

 

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan petani di Kabupaten Halmahera Utara. Dalam laporan ketua panitia disampaikan bahwa pembentukan Asosiasi Petani Halut merupakan hasil dari proses koordinasi dan sosialisasi untuk menghadirkan wadah yang dapat menghimpun petani sekaligus memperjuangkan kebutuhan dan kepentingan mereka. Asosiasi diharapkan dapat membangun kerja sama dan kolaborasi yang lebih kuat antara petani, pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya dalam pengembangan sektor pertanian.

 

Dalam sambutannya, Bupati Piet Hein Babua menyampaikan bahwa pembentukan asosiasi menjadi langkah baru bagi sektor pertanian Halmahera Utara. Menurutnya, jumlah petani di daerah ini cukup besar, namun selama ini belum seluruhnya terorganisir dalam sebuah wadah. Karena itu, keberadaan Asosiasi Petani diharapkan mampu menjadi ruang untuk saling mengisi, saling membantu, serta menyampaikan secara langsung kebutuhan dan persoalan petani kepada pemerintah daerah.

 

Bupati juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam pelaksanaan program dan pemberian bantuan pertanian. Pemerintah daerah, membutuhkan data dan informasi yang benar mengenai kelompok maupun petani yang benar-benar aktif menjalankan usaha pertanian. Untuk itu, sinergi antara Asosiasi Petani, Dinas Pertanian dan penyuluh pertanian dinilai penting agar setiap program yang dirancang benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. “Kita bekerja bukan untuk kepentingan Bupati, tetapi yang kita kerjakan adalah kepentingan masyarakat,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mendorong pengembangan sektor pertanian, termasuk melalui hilirisasi untuk memberikan nilai tambah terhadap hasil produksi daerah. Ia berharap organisasi petani yang telah terbentuk dapat menjadi wadah resmi bagi petani dalam menyampaikan aspirasi serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah. Menurutnya, setiap langkah pengembangan pertanian perlu dilakukan melalui koordinasi dan kerja sama sehingga program pemerintah dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

 

Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum Asosiasi Petani Kabupaten Halmahera Utara, susunan kepengurusan periode 2026–2031 antara lain Ketua Umum Alnahyan Abdullah, Wakil Ketua Nofarentu Her Sadouw, Sekretaris Rahim Barakati, Wakil Sekretaris M. Riyan Djamrud, Bendahara Yani Anu, dan Wakil Bendahara Sugeng Hr Sartoso. Dalam kepengurusan tersebut juga terdapat bidang Organisasi dan Kelembagaan, Produksi dan Budidaya, Pemasaran dan Kemitraan, Sarana dan Prasarana Pertanian, Pemberdayaan dan Pengembangan SDM Petani, serta Humas, Advokasi dan Kerja Sama.

 

Menutup sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik dan mengharapkan agar kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan baik, membangun kerja sama dengan pemerintah daerah, serta membawa kepentingan petani dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di Kabupaten Halmahera Utara.(Humas3)

Bagikan