Berita dan Informasi

DISKOMINFOSAN. Bertempat di Ruang Fredy Tjandua Lantai II Kantor Bupati Halmahera Utara.  Digelar Ekspose Kinerja Pengelolaan Sampah Menuju Adipura, (3/9). kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris daerah Drs E. J Papilaya, M.TP mewakili Bupati. Kegiatan yang menghadirkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, melalui Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Wilayah Sulawesi dan Maluku serta Kepala Bidang III Wilayah Sulawesi, di Tobelo Halmahera Utara.

 

Ekspose tersebut menjadi momentum evaluasi terhadap kinerja pengelolaan sampah di Kabupaten Halmahera Utara selama tahun 2025 hingga 2026, sekaligus membahas langkah strategis dalam menghadapi penilaian Adipura.

 

Dalam pemaparannya, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Wilayah Sulawesi dan Maluku Dr. Asri Rasul S. KM, M.Si, M.H, menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan salah satu komponen penting dalam mewujudkan kota yang bersih, asri, dan sehat. Karena itu, pengelolaan sampah tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

 

Menurutnya, setiap OPD memiliki tugas dan kewenangan masing-masing dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja dan fasilitas yang menjadi tanggung jawabnya. Pengelolaan sampah di Rumah Sakit, Pasar, Perkantoran maupun fasilitas publik lainnya harus melibatkan OPD atau pengelola yang memiliki kewenangan di wilayah tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa pengawasan terhadap tempat pemrosesan akhir (TPA) akan terus dilakukan. Pemerintah daerah diharapkan melakukan pembenahan sarana dan prasarana serta meningkatkan pengelolaan lingkungan secara menyeluruh.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Utara, Yudhihard Noya menyampaikan gambaran kondisi pengelolaan kebersihan di daerah. Dari 17 kecamatan, saat ini baru empat kecamatan yang telah terlayani dalam pengelolaan sampah, sementara pembangunan dan proses pengembangan TPA masih terus dilakukan. Ia mengakui bahwa salah satu tantangan utama adalah perilaku masyarakat dalam membuang dan mengelola sampah. Karena itu, sosialisasi dan edukasi melalui berbagai media perlu terus ditingkatkan. “Kami berharap mendapat arahan dan pendampingan dari Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup terkait langkah-langkah selanjutnya,” ujarnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup. Ia berharap momentum ini dapat menjadi langkah penting untuk mempercepat pembenahan pengelolaan sampah sekaligus membuka peluang pencabutan sanksi administratif melalui peningkatan kinerja lingkungan. “Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Halmahera Utara, kami menyampaikan apresiasi. Ini merupakan momentum penting dan istimewa dalam upaya kita mencapai Adipura,” ungkapnya.

 

Sekda juga menekankan pentingnya sinergitas seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, OPD hingga masyarakat. Dengan kerja bersama dan pelaksanaan tugas sesuai kewenangan masing-masing, target peningkatan kualitas lingkungan dan pencapaian Adipura diharapkan dapat terwujud. Kegiatan kemudian dibuka secara resmi dan dilanjutkan dengan pemaparan dan ekspose serta pembahasan kinerja pengelolaan sampah Kabupaten Halmahera Utara.(Humas1)

Bagikan