Berita dan Informasi

DISKOMINFO - Bupati Halmahera Utara Dr.Piet Hein Babua,M.Si.,hadiri acara Ramah Tamah dan Kenal Pamit Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara. Bertempat di Hotel Bella, Ternate. Sabtu 15 Agustus 2026.

 

Terlihat Bupati Halmahera Utara bersama sejumlah pejabat di acara kenal pamit tersebut yaitu Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Ketua DPRD Maluku Utara, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Trywinarto, para bupati dan wali kota, jajaran Forkopimda Maluku Utara, Sekretaris Daerah Maluku Utara, pimpinan instansi vertikal, serta tamu undangan lainnya. 

 

Acara tersebut menjadi momentum perpisahan dengan Kepala Kejati Maluku Utara sebelumnya, Sufari, sekaligus penyambutan Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kajati Maluku Utara yang baru. 

 

Kehadiran Bupati Halmahera Utara Dr.Piet Hein Babua,M.Si.,dalam acara Ramah Tamah dan Kenal Pamit Kejati Maluku Utara adalah untuk turut memberikan sambutan selamat datang  kepada Kejati baru Dan apresiasi kepada Kejati lama. serta mengucapkan terima kasih atas pengabdian di Maluku Utara khusus wilayah hukum Halmahera Utara.Selain itu kehadiran Bupati untuk membangun koordinasi yang baik agar penegakkan hukum berjalan adil dan mendukung program strategis pembangunan daerah secara transparan.

 

"Memperkuat sinergi, kolaborasi dan koordinasi antara Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum," ucap Bupati. 

 

Sementara dalam sambutannya,Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengajak jajaran Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara agar memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam menjaga kepastian hukum serta mendukung pembangunan daerah. 

 

"Kejati Maluku Utara memiliki peran strategis bagi pemerintah daerah, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam mengawal pembangunan dan mencegah potensi persoalan hukum", ujar Gubernur. 

 

Gubernur Sherly menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kejati lama Sufari atas pengabdian, sinergi, dan pendampingannya selama sembilan bulan. 

 

Gubernur menilai,selama kepemimpinan Sufari, Kejati Maluku Utara turut berperan dalam mitigasi risiko hukum, pencegahan korupsi, serta penanganan konflik sosial, termasuk ketika terjadi persoalan di Halmahera Tengah.

 

Gubernur Sherly juga mengapresiasi keterlibatan jajaran Kejati Maluku Utara dalam mendampingi sejumlah program pemerintah, termasuk program Jaga Desa yang turut mendukung Maluku Utara masuk dalam lima daerah terbaik secara nasional dalam kecepatan pelaksanaan program tersebut.Merupakan bentuk kolaborasi yang perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan. Pendampingan dan pembinaan hukum yang edukatif diharapkan tetap berjalan, terutama bagi para bupati dan wali kota di sepuluh kabupaten kota yang berada di Provinsi Maluku Utara.

 

Kepada Roberthus M. Tacoy, Gubernur Sherly mengucapkan selamat datang dan menyambut dengan tangan terbuka sebagai bagian dari keluarga besar Provinsi Maluku Utara, untuk bersama-sama menjaga stabilitas dan kepastian hukum demi kemajuan masyarakat Maluku Utara dengan semangat Marimoi Ngone Future, bersama kita kuat. 

 

Kajati Maluku Utara Roberthus M.Tacoy mengatakan didampingi istrinya, Sumarni Tacoy siap melanjutkan sinergi yang telah terbangun antara Kejati dan pemerintah daerah.Serta meminta masukan, bimbingan maupun kerja sama dengan jajaran Forkopimda dan seluruh masyarakat. 

 

Sementara itu Sufari bertugas di tempat yang baru sebagai Inspektur II Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung RI.  

 

"Terima kasih atas kebersamaan selama sembilan bulan memimpin Kejati Maluku Utara. Perjalanan pengabdian saya di Maluku Utara berada dalam tiga fase yaitu masa lalu menjadi kenangan atas kebersamaan dan kolaborasi, masa kini menjadi ruang untuk melanjutkan pengabdian di tempat baru, sedangkan masa depan diisi dengan doa dan harapan,"tutup Sufari.(Humas 2).

 

 

 

 

Bagikan