Berita dan Informasi

 

 DISKOMINFOSAN. Pasca penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), membangun RSUD Tobelo dan Pembangunan Rumah Inap bagi keluarga pasien.  PT Nusa Halmahera Minerals dengan Pemda Halut, di Jakarta 28 April 2026. Mendapat dukungan  empat suku di daerah lingkar tambang yaitu Boeng , Pagu, Towoliko, dan Modole serta tokoh pemuda.

 

Masyarakat dari lima kecamatan di wilayah lingkar tambang, meliputi Kecamatan Kao Barat, Kao, Kao Utara, Malifut, dan Kao Teluk, menyatakan dukungan penuh terhadap kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara dan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM). Terkait penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo. Dalam pertemuan yang digelar di Kao (1/5), diinisiasi oleh masyarakat.

 

Tokoh Adat, Selfianus Kojoba yang mewakili Suku Boeng  menyatakan,  menurutnya, langkah Bupati untuk meningkatkan RSUD menjadi Rumah Sakit Rujukan Utama di tingkat Provinsi Maluku Utara sangat stategis. Dan untuk mencapai hal itu, dimulai dengan peningkatan fasilitas dan pelayanan RS tersebut. Yang saat ini sudah sangat dibutuhkan bagi masyarakat luas.

 

"Langkah Strategis Bupati, agar RSUD Tobelo menjadi Rumah Sakit rujukan di Provinsi Maluku Utara, maka  perlu meningkatkan fasilitas dan  pelayanan kesehatan," ujar Selfianus. Selain itu ia juga menyampaikan terima kasih terhadap kepedulian dari Presiden Direktur PT NHM, Haji Romo Nitiyudo Wachjo, terhadap masyarakat lingkar tambang. Melalui program Haji Robert Peduli, dampak kebaikan perusahaan terus dirasakan langsung oleh warga.

 

Hingga saat ini, program Haji Robert Peduli dan NHM telah membangun lebih dari 100 unit rumah untuk masyarakat tidak mampu yang tersebar di lima kecamatan. Selain itu, bantuan pelayanan kesehatan dan berbagai program sosial lainnya terus disalurkan. Untuk itu ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung niat baik Pemda dan NHM dalam memajukan RSUD Tobelo sebagai aset daerah yang sangat bermanfaat untuk masyarakat.

 

Sementara itu, tokoh pemuda dari Kao Barat, Grenmix Sofian Hayati, menyatakan generasi muda sangat mengapresiasi kerja sama tersebut. Menurutnya, pengembangan infrastruktur dan mutu pelayanan di RSUD Tobelo adalah kebutuhan mendesak yang harus didukung. Jika ada perbedaan pendapat berupa kritikan harus disampaikan secara objektif. "Kalau kita mengkritisi pembangunan RSUD Tobelo, maka langkah-langkah yang dilakukan Pak Haji Robert dan NHM terkait pelayanan kesehatan di luar daerah juga harus dilihat. Kita harus objektif," tegasnya.

 

Lebih lanjut ia menyatakan, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan Pembangunan RSUD Tobelo, demi kepentingan bersama, ia menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh. Selaku kaum muda, saya mendukung langkah Pemda dan NHM ini.

 

Dalam pertemuan ini disepakati, Halmahera Utara wilayah kerjannya dari Apulea sampai Pasir Putih, dan pembangunan Rumah Sakit untuk kebaikan bersama. Jadi kami mendukung sepenuhnya apa yang sudah ditetapkan Bupati dalam hal ini membangun RSUD di Tobelo. Karena memang saat ini RSUD perlu untuk penataan lagi apalagi menjadi Rumah Sakit rujukan, “Jadi tidak masalah jika RS yang akan dibangun oleh NHM berada di Tobelo.(Humas1)

Bagikan