DISKOMINFOSAN. Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) menggelar Forum Advokasi Program Prioritas Nasional dengan tema “Perkuat Sinergi dan Komitmen Lintas Sektor dalam Mendukung Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan”, di Ruang Meeting Fredy Tjandua Lantai II Kantor Bupati Halut, (15/04). Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Halut, E. J. Papilaya, bersama perwakilan sejumlah pimpinan OPD, perwakilan desa, serta tim Loka POM Kabupaten Pulau Morotai.
Kepala Loka POM Kabupaten Pulau Morotai, Salman Fariesy, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ketahanan pangan dan keamanan pangan tidak hanya berbicara tentang kuantitas, tetapi juga kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat. Hal ini menjadi bagian penting dalam mendukung program prioritas nasional, termasuk dalam kerangka Asta Cita presiden Prabowo.
Ia menjelaskan bahwa fokus utama program ini menyasar tiga objek utama, yakni pasar, desa, dan sekolah, sebagai pusat konsumsi pangan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat lintas sektor guna memastikan pangan yang beredar aman untuk dikonsumsi.
“Melalui forum ini, kita ingin membangun komitmen bersama lintas sektor. Peran pasar melalui Dinas Perindag, serta pengawasan di desa dan sekolah, menjadi kunci dalam menciptakan keamanan pangan,” ujar Salman. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah Halut dalam pelaksanaan program ini, meskipun dampaknya belum sepenuhnya terlihat di masyarakat. Menurutnya, upaya yang dilakukan secara berkelanjutan akan memberikan hasil nyata ke depan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Halut, E. J. Papilaya, dalam sambutannya menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan bagian dari program strategis nasional yang harus menjadi perhatian bersama. Ia menekankan bahwa pangan yang aman dan sehat sangat berkaitan erat dengan sektor kesehatan, sekaligus mendukung pencapaian visi dan misi Kab. Halmahera Utara.
“Kita berkumpul di sini untuk menyatukan langkah dalam mendukung program nasional terkait ketahanan dan keamanan pangan. Ini menjadi perhatian kita bersama untuk terus mengedukasi dan mensosialisasikan kepada masyarakat,” ungkap Sekda. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menyebarluaskan informasi yang diperoleh dalam forum tersebut kepada masyarakat luas. Menurutnya, edukasi yang berkelanjutan sangat penting agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengonsumsi pangan yang aman dan sehat.
Lebih lanjut, Sekda menekankan bahwa keamanan pangan di lingkungan sekolah, jajanan di pasar, hingga konsumsi masyarakat di desa harus menjadi perhatian bersama. Diperlukan sinergi semua pihak untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan konsumen, agar pangan yang dikonsumsi benar-benar aman. “Keamanan pangan bukan hal yang mudah, namun melalui komitmen bersama dan kerja sama lintas sektor, kita dapat mewujudkan pangan yang aman untuk dikonsumsi masyarakat,” tambahnya. Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi dan komitmen yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan keamanan pangan di Kabupaten Halmahera Utara secara berkelanjutan. (Humas3)