Berita dan Informasi

 

DISKOMINFO. Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Maluku Utara, menggelar Pelatihan Pelatih Sepak Bola Lisensi D  Provinsi Maluku Utara, di ruang pertemuan Fredi Tjandua lantai II Kantor Bupati Halmahera Utara (24/11). Dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Dr Kasman Hi Ahmat, S.Ag, M.Pd.

 

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Maluku Utara, Saifudin Djuba, ST, M.Si,IPM, ASEAN Engineering, dalam laporannya mengungkapkan, Sepak bola sangat digemari oleh seluruh lapisan masyarakat di manapun. Mulai dari tingkat Desa dan Kecamatan Kabupaten dan seterusnya. Disetiap tempat selalu ada pertandingan sepak bola. Namun untuk Sumber Daya Manusia, Pelatih masih sangat kurang. Karena itulah dilakukan Pelatihan  Pelatih Lisensi D  ini.

 

Lebih lanjut ia menyatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi pelatih pemula agar memiliki kemampuan dasar sesuai kurikulum kepelatihan lisensi D. Menstandarkan proses kepelatihan pada tingkat SSB, Klub amatir, Sekolah dan Komunitas. Serta memberikan sertifikasi resmi lisensi D kepada peserta yang lulus evaluasi.

 

Peserta pelatihan berjumlah 30 orang sebagaimana standar yang ditentukan oleh PSSI dalam pelatihan pelatih. Peserta pelatihan berasal dari  Kabupaten/Kota di Maluku Utara yaitu Kabupaten Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Timur,  Pulau Morotai, Kota Tidore dan Ternate.

 

Wakil Bupati dalam sambutnnya menyatakan, “Terima kasih atas kepercayaan diselenggarakan kegiatan ini di Kabupaten Halmahera Utara. Memang dalam perkembangan sepak bola sudah menjadi suatu profesi dan kawasan industri yang harus disentuh oleh Pemerintah. Selain dibutuhkan Kreativitas juga perlu dibentuk profesionalistas baik Pemain maupun Pelatih. Karena sudah menjadi ruang pemecahan problem  ketenagakerjaan untuk itu, harus dikelola secra professional dari awal,”papar Wakil Bupati.

 

Lebih lanjut wakil bupati menjelaskan  ada tiga hal, pertama Bagaimana meningkatkan SDM Profesional untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia dibidang Olahraga. Kedua Secara Sosial mengurangi potensi konflik karena adanya kesibukan dan aktifitas. Serta ketiga, Secara Ekonomi memberikan pendapatan kepada pemain yang professional antar klub, antar Kecamatan, kabupaten bahkan Nasional.

 

Semoga dengan kegiatan ini. Dapat meningkatkan SDM Pelatih Sepak Bola yang memiliki Lisensi. Selanjutnya Wakil Bupati membuka Pelatihan Pelatih Sepak Bola Lisensi D, dengan penyematan tanda peserta yang menandai dibukanya secara resmi kegiatan ini. (humas1)

Bagikan