Berita dan Informasi

 

 

DISKOMINFO. Pemerintah Provinsi Maluku Utara bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, RSUD Tobelo, dan PT Phapros Tbk menggelar kegiatan bakti sosial bertajuk “Kado Natal Gubernur di Bulan Kasih”, yang berfokus pada operasi pasien hydrochepalus serta pemeriksaan balita untuk pencegahan stunting. Kegiatan yang dilaksanakan di RSUD Tobelo. (12/12).

 

Acara yang dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda. Dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Valentino Leiwkabessy, mewakili Bupati.  Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, perwakilan Polres Halut, Direktur RSUD Tobelo, Direktur PT Phapros Tbk, para tenaga medis RSUD Tobelo, pimpinan OPD Provinsi Maluku Utara, Kepala Dinas Kesehatan Halut, serta para orang tua beserta balita yang mengikuti screening stunting.

 

Dalam laporan panitia disebutkan bahwa kegiatan sosial ini mencakup deteksi dini stunting dan operasi untuk dua pasien hydrochepalus dengan melibatkan tim dokter spesialis bedah saraf. Pemeriksaan balita dimulai sejak pukul 08.00 WIT dan merupakan hasil kolaborasi RSUD Tobelo dengan Puskesmas Tobelo, Gorua, dan Pitu. Hingga siang hari, sekitar 100 balita telah menjalani screening, sementara 20 balita lainnya masih menunggu pemeriksaan.

 

Dari hasil pemeriksaan, selain indikasi stunting, ditemukan juga sejumlah kasus penyakit jantung bawaan pada anak yang selanjutnya akan ditangani di RSUD Tobelo, mengingat rumah sakit tersebut telah memiliki dokter spesialis jantung anak serta fasilitas cathlab. Sementara itu, dua pasien hydrochepalus yang telah terdata dijadwalkan menjalani operasi yang ditargetkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan perkembangan mereka. Pada kesempatan tersebut, para peserta bakti sosial turut menerima Kado Natal yang diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

 

RSUD Tobelo dalam kesempatan itu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat kolaborasi dengan puskesmas, serta menghadirkan program-program pencegahan dan deteksi dini penyakit pada anak. Pihak rumah sakit menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Maluku Utara atas dukungan penuh dalam upaya pembenahan sektor kesehatan, serta kepada PT Phapros Tbk sebagai mitra pendukung yang berperan besar dalam terlaksananya kegiatan tersebut.

Gubernur Maluku Utara, Sherli Tjoanda, dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadirannya adalah bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam memastikan layanan kesehatan terbaik bagi bayi dan balita, khususnya terkait penanganan hidrosefalus. Menurutnya, jika kondisi tersebut teridentifikasi lebih awal dan segera dioperasi, peluang anak untuk tumbuh dan hidup normal sangat besar.

 

Ia mengajak masyarakat agar lebih aktif memperhatikan kondisi kesehatan anak-anak di lingkungan sekitar dan segera melaporkan jika menemukan gejala serupa sehingga dapat dilakukan pemetaan dan penanganan cepat melalui kolaborasi pemerintah kabupaten, provinsi, pusat, serta dukungan pihak swasta.

 

Halmahera Utara disebutnya sebagai daerah uji coba pertama model kolaborasi ini, yang diharapkan membawa solusi nyata bagi masalah kesehatan anak, khususnya hydrochepalus dan stunting. Gubernur juga menekankan bahwa pemeriksaan kesehatan saat ini sudah gratis dan mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan puskesmas sebaik mungkin. “Tinggal pakai kaki berjalan ke puskesmas, serahkan diri untuk diperiksa,” ujarnya menutup sambutan.(Humas3)

Bagikan