Berita dan Informasi

DISKOMINFOSAN – Wakil Bupati Halmahera Utara Kasman Hi.Ahmad membuka kegiatan Bimbingan Teknis ( Bimtek) Calon Operator Data Pokok Pendidikan ( Dapodik )Sekolah. 

Bertempat di Ball Room Hotel Elizabeth Inn desa Gamsungi Tobelo. Senin 18 Agustus 2025.

 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halmahera Utara Hertje Manuel, Kabid SMP Jantje Lagao dan Calon Operator Dapodik Sekolah tingkat SD dan SMP. Kegiatan berlangsung selama dua hari yaitu mulai hari ini 18 Agustus sampai 19 Agustus 2025.

 

 

Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi. Ahmad, dengan resmi membuka kegiatan tersebut sekaligus tampil sebagai salah satu pemateri utama. Dalam arahannya, Wabup menegaskan bahwa peran operator Dapodik sangat penting dalam memastikan validitas data pendidikan di setiap sekolah.

 

“Data yang diinput melalui Dapodik akan menjadi acuan kebijakan pemerintah daerah maupun pusat. Karena itu, operator harus benar-benar memahami teknis pengelolaan data agar tidak terjadi kesalahan yang bisa berdampak pada sekolah masing-masing,” ungkap Wabup.

 

Wabup juga menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program dan terobosan, salah satunya adalah penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang administrasi dan pengelolaan data. Serta berharap peserta tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga serius mengikuti seluruh rangkaian materi yang disampaikan narasumber.

 

“Bimtek ini adalah kesempatan berharga bagi kita semua untuk belajar dan memahami betapa pentingnya data pendidikan. Saya minta para peserta untuk mencatat, berdiskusi, dan bertanya apabila ada hal yang belum dipahami. Ingat, data yang kita kelola bukan sekedar angka, tetapi gambaran nyata tentang kondisi pendidikan di Halmahera Utara,” tegasnya.

 

Wabup menekankan bahwa kualitas data yang akurat akan berpengaruh langsung terhadap program-program pendidikan, termasuk distribusi guru, sarana-prasarana, hingga penyaluran bantuan untuk siswa.

 

“Apabila datanya salah, maka kebijakan yang dihasilkan pun bisa tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, tanggung jawab operator Dapodik adalah pekerjaan mulia dan strategis,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halmahera Utara Hertje Manuel, menjelaskan bahwa kegiatan Bimtek ini berlangsung selama dua hari. Menurutnya, melalui pelatihan ini para calon operator sekolah diharapkan lebih siap dan terampil dalam mengelola sistem Dapodik.

 

“Bimtek ini bukan hanya untuk melatih teknis, tetapi juga membangun kesadaran bahwa operator adalah ujung tombak dalam penyajian data pendidikan. Keakuratan data akan sangat berpengaruh pada berbagai program pendidikan, termasuk penyaluran bantuan dan perencanaan pembangunan,” ucap Hertje.

 

Kegiatan Bimtek calon Operator data pokok pendidikan ini, disambut antusias oleh para peserta yang hadir, dengan harapan dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dalam menjalankan tugas sebagai operator sekolah di Halmahera Utara. (Humas 2).

Bagikan