DISKOMINFOSAN, Sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, Universitas Gadjah Mada kembali memberangkatkan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) ke berbagai wilayah di Indonesia. Salah satu yang diberangkatkan adalah Tim “Kelana Hara” yang akan berangkat menuju Tobelo, Halmahera Utara.
Program KKN-PPM berbasis Kolaborasi Tidak hanya Universitas Gadjah Mada (UGM), namun dari universitas lokal di Maluku utara yaitu Universitas Halmahera (Uniera) dan Universitas Khairun, sebagai bentuk sinergi lembaga perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berbasis komunitas.
Dengan mengangkat tema “Optimalisasi Kosmopolis Rempah dan Maritim Halmahera Utara Sebagai Revitalisasi Kebudayaan Melalui Pemberdayaan Masyarakat yang Terintegrasi Guna Memperkuat Ekonomi, Pariwisata, dan Kesehatan”, seluruh rangkaian persiapan telah dilaksanakan secara matang oleh para peserta, didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan, yaitu Prof. Dr. Tri Kuntoro Priyambodo, M.Sc.
Setiap mahasiswa membawa program kerja yang disesuaikan dengan kapasitas serta kondisi dan kebutuhan lapangan. Dengan bantuan dari masyarakat dan dukungan berbagai pihak, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi Halmahera Utara.
Persiapan telah berlangsung sejak akhir tahun lalu melalui koordinasi intensif antara pemerintah daerah, tim dari tiga universitas, serta mitra pendukung lainnya. Tim Kelana Hara akan diberangkatkan pada pertengahan Juni 2025 dan terbagi ke dalam empat sub unit wilayah: Desa Gamhoku, Pale, Tanjung Niara, dan MKCM. Pembagian ini disesuaikan dengan fokus program dan potensi kerja sama di tiap desa.
Athallah Aryo, Koordinator Mahasiswa dari UGM menyampaikan, “Persiapan kegiatan ini telah kami rencanakan sejak 8 bulan lalu, dan kini progresnya telah mencapai angka 80%. Kami berharap, seluruh pihak yang terlibat Uniera, UNKHAIR, KAGAMA Halmahera Utara, serta pemerintah daerah Halmahera Utara dapat terus memberikan dukungan demi keberhasilan KKN-PPM Kolaboratif yang telah berjalan selama dua tahun terakhir,” kata Aryo.
Lebih lanjut ia menjelaskan, Perjalanan menuju titik ini penuh dengan tantangan, dan saya sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin tim ini. Semoga kita semua bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Mari terus pertahankan semangat kita dan bersiap terbang bersama menuju Halmahera Utara.
Dengan persiapan yang matang, tim KKN-PPM Kolaboratif “Kelana Hara” siap menjalankan perannya sebagai agen perubahan di wilayah Halmahera Utara. Kolaborasi antara UGM, Uniera, dan UNKHAIR tidak hanya memperkuat kapasitas pelaksanaan program, tetapi juga membuka ruang dialog antar budaya yang ada.(*)