DISKOMINFOSAN, Upaya meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan, Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara menggelar rapat advokasi lintas sektor yang melibatkan berbagai instansi terkait . Rapat koordinasi ini diberi topik ‘’Penguatan Sinergitas dalam Pengawasan Obat dan Makanan di Kabuapten Halmahera Utara”, dibuka oleh Bupati Dr Piet Hein Babua, M.Si.
Kegiatan dilaksanakan di Ruang meeting freedy Tjandua lantai II Kantor Bupati (11/6) dan Sekda Drs.E.J Papilaya, M.TP, Asisten III Bidang perekonomian dan Pembangunan Setd halut Samud Taha, Perwakilan dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan, dan DPMPTSP Poltje Mullo serta undangan lainnya.
Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta merumuskan strategi pengawasan terpadu terhadap obat dan makanan yang beredar di masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Halmahera Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Dr. Piet Hein Babua, M.Si menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mengantisipasi maraknya peredaran obat dan makanan ilegal atau tidak memenuhi standar. "Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membangun komitmen bersama untuk melindungi masyarakat dari risiko kesehatan akibat produk yang tidak sesuai ketentuan," ujar Bupati.
Sementara itu, Kepala LOKA Pengawas Obat dan Makanan di Kabupaten Pulau Morotai, Salman Fariesy, S. Farm , Apt sebagai narasumber, Menyampaikan makanan itu terkait dengan perekonomian dan menjadi hambatan bagi pengusaha UMKM Halmahera Utara untuk mendorong izin legalitas atau izin edarnya serta kurangnya ketersediaan tenaga kefarmasian sebagai penanggung jawab menjadi kendala BPOM agar penggunaan obat sesuai peruntukannya bagi masyarakat.
Kadis Kesehatan Halut yang menjadi narasumber ke dua, menyampaikan pengawasan terhadap obat dan makanan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari aspek perizinan, distribusi, hingga penjualan . Ia menekankan pentingnya peran lintas sektor dalam mendukung program pemerintah untuk menjamin keamanan konsumsi masyarakat.
"Kami ingin memastikan, masyarakat Halmahera Utara hanya mengonsumsi produk obat dan makanan yang aman, bermutu, dan layak edar. Untuk itu, sinergi antarinstansi sangat diperlukan," ujar Kadis kesehatan .
Di akhir kegiatan, seluruh peserta rapat menyatakan komitmen bersama dalam mendukung pengawasan obat dan makanan yang efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Halmahera Utara. (humas3)