DISKOMINFOSAN, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, menggelar Rapat Persiapan, Penilaian Desa Berkinerja Baik dalam Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025. Kegiatan ini Berlangsung di Ruang Meeting Sekretaris Daerah (10/6) dan dihadiri Pimpinan OPD terkait dan Perwakilan Desa yang menjadi fokus prioritas penilaian.
Rapat koordinasi ini, bertujuan menyamakan pemahaman terkait indikator penilaian desa sebagai upaya konvergensi percepatan penurunan stunting. Dalam arahannya, Asisten II dr. Devie Bitdjoli , menyampaikan penurunan angka stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan perlu kerja kolaboratif dari seluruh unsur Pemerintah di Kabupaten sampai ke Pemerintah Desa.
“Kita harus bergerak bersama. Penilaian Desa ini bukan hanya soal lomba, tapi bagaimana kita benar-benar mampu menekan angka stunting melalui kerja nyata di lapangan,” ujar mantan Kadis Kesehatan dan Kepala Bappeda ini.
Dalam Rapat ini, juga membahas aspek teknis seperti format pelaporan data, kriteria evaluasi, serta pembentukan tim verifikasi di Kabupaten. Beberapa desa yang selama ini menunjukkan progres signifikan akan menjadi contoh dan inspirasi bagi desa lainnya.
Pelaksanaan penilaian akan dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari filtrasi data Desa Berkinerja baik berdasarkan data eHDW. Selanjutnya, Pemerintah Daerah Kabupaten akan dilakukan penilaian kepada daftar desa terpilih dan kemudian ditetapkan melalui SK Bupati sebagai Perwakilan Kabupaten untuk disampaikan kepada Pemerintah Provinsi.
Adapun tujuan penilaian kinerja dilakukan untuk :
1. Mengukur Tingkat kinerja Desa dalam pelaksananaan konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan Stunting.
2. Memastikan akuntabilitas kinerja Desa dalam pelaksanaan konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan Stunting.
3. Mengevaluasi dan mengapresiasi kinerja Desa dalam pelaksanaan konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan Stunting.
4. Sebagai dasar pemberian penghargaan Desa terbaik di Tingkat Nasional dalam pelaksanaan konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan Stunting.
Melalui penilaian ini, diharapkan seluruh desa dapat menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan layanan dasar, mulai dari kesehatan ibu dan anak, sanitasi, hingga edukasi gizi yang tepat sasaran. (Humas3)