DISKOMINFOSAN - Sebelum menyampaikan pesan dalam acara Halal Bihalal, yang sempat molor dari waktu yang diagendakan, Bupati mengungkapkan permohonan maaf. “Keterlambatan pelaksanaan acara ini, karena sejak pagi turun lapangan untuk memantau musibah kebakaran terbesar sepanjang sejarah di Tobelo,” kata Bupati.
Lebih lanjut bupati berucap, Tidak memiliki team leader, menjadi catatan tragedi kebakaran ini. Semua terlihat bergerak sendiri sendiri. Seharusnya ada tim di lapangan sebagai informan yang melaporkan ke pusat komando. Meski harus diakui keterbatasan peralatan, hanya 2 unit mobil pemadam kebakaran yang dimiliki Pemda, dibantu dengan mobil PDAM, Water Canon, mau punmobil pemadam kebakaran dari Gamar Malalo Galela, tidak sanggup memadamkan kobaran api yang begitu cepat merambat ke beberapa titik.
Berbicara mengenai pelayanan publik, harus ada tim kerja yang digerakakn oleh seorang leader. Dan kami baru memimpin, fokus kepemimpinan kami membenahi serta memberikan pelayanan internal lebih baik. Hak ASN tepat waktu dalam hal ini gaji. Jika sudah dipenuhi, da nada ketertiban anggaran kebutuhan dasar terpenuhi. ASN harus sadar diri akan tanggung jawabnya.
Sadar posisi, dan bekerjanya selayaknya posisinya, yang diamanatkan kepadanya. Jika dia Kepala Dinas, bekerja selayaknya Kepala Dinas begitu seterusnya sampai kepada staf, berlakulah sebagai staf. Harus disiplin mulai dari datang kantor, bekerja sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat, kita sebagai pelayan yang melayani kepentingan publik. Bekerja jangan cari muka atau pun masa bodoh, harus dihilangkan.
Mari kita bekerja bersama, jaga solidaritas tim kerja, terus menjaga kebersamaan menuju masyarakat Halmahera Utara Setara. (humas 1)