Berita dan Informasi

Diskominfosan- Pemerintah kabupaten Halmahera Utara melalui Dinas Pariwisata (Dispar) saat ini tengah mengembangkan kawasan pariwisata pulau Meti, kecamatan Tobelo Timur, menjadi kawasan pariwisata unggulan. 

 

Pengembangan kawasan pariwisata di awali dengan penyusunan masterplan. Kaitan dengan itu, Dinas Pariwisata Halut menggandeng Universitas Gadja Mada (UGM) Djogjakarta sebagai pusat studi. Dengan meghadirkan tim pusat studi pariwisata diantaranya, Dr. Destha T. Raharjana, S. Sos., M. Si., Wijaya S. Hut., M. Sc., Sugiami Aprilia

 

Kajian dasar penyusunan masterplan dilakukan peninjauan lokasi wisata dan Focussed Group Discussion (FGD), yang dilaksanakan di aula kantor desa Todokuiha, kecamatan Tobelo Timur, Rabu (05/06/2024). 

 

Kegiatan Focussed Group Discussion ini melibatkan anggota DPRD, komisi 2, Dinas terkait seperti Bappeda, BKAD, DKP, PMD, PUTR, DLH, Camat Tobelo Timur, Kades Mawea, Kades Persiapan Magaliho, Kades Meti, Kades Todokuiha dan BPD masing-masing desa, para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda, pemilik Meti Cottage, pemilik Magaliho Island, dan motoris transportasi laut. 

 

Dari kegiatan Focussed Group Discussion ada beberapa point yang di utarakan oleh peserta FGD untuk diperhatkan dan diperlukan dalam pengembangan kawasan pariwisata yaitu status kepemilikan lahan, penentuan lokasi prioritas, pembangunan infrastruktur, seperti dermaga labu dengan di lihat dari kondisi alam sekitar, menyediakan toilet yang bersih, Tourism Information Center, lahan parkir, kios kuliner makanan dan cendramata khas daerah berupa kerajinan tangan dari masyarakat lokal, menjaga dan melestarikan ekosistem laut tentu dengan memperhatikan kebersihan lingkungan dengan menyediakan tempat sampah, serta memberikan kenyamanan dengan menjamin keamanan wisatawan. 

 

Dikesempatan itu, Kepala Dinas Pariwisata Halmahera Utara, Abnernimus Pasimanyeku mengatakan, penyusunan masterplan ini bukan hanya sekadar panduan, melainkan sebuah inisiatif serius untuk mengarahkan perkembangan kepariwisataan di pulau Meti secara holistik, dengan fokus pada koordinasi, integrasi, dan efektivitas. (Humas Pemda) 

 

 

Bagikan