Berita dan Informasi

Kekayaan budaya menghampar sebagai harta karun sejarah yang terjalin dari generasi kegenerasi, merangkai ragam seni, arsitektur, sastra, dan ekspresi budaya yang beraneka.

Penjagaan keberlanjutan kebudayaan memunculkan peran penting untuk memperkuate ksistensi peradaban yang tak ternilai.

Dalam Upaya memperkokoh identitas budaya itu dan memperkuat kreativitas Masyarakat lokal melalui UMKM, Tim Kuliah Kerja Nyata dan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kolaborasi Mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Universitas Khairun, dan Universitas  Halmahera dengan penuh semangat menghadirkan Festival bertajuk “Kala Hara” yang memiliki arti berkelana Bersama di Halmahera Utara, mengangkat tema “Rempah dan Budaya”.

Tak sekadar menjaga agar tradisi tetap hidup, festival yang dirancang oleh Tim KKN Kolaborasi ini juga bertujuan untuk mengangkat potensi lokal yang terpendam. Mereka yakin bahwa dibalik kearifan budaya terkandung potensi ekonomi yang bisa diaktifkan melalui kreativitas dan inovasi.

Festival ini akan menghadirkan ragam penampilan budaya yang memperkuat kolaborasi dengan berbagai komunitas lokal. Antara lain Tarian cakalele, Tarian Tide-tide, Tarian Nusantara, Tarian Gala, Tarian Gomatere, Hadrat, dan sejumlah penampilan menarik lainnya.

Selain menyajikan pertunjukan budaya yang berkesan, festival ini juga memberikan panggungl uas bagi para pelaku UMKM lokal untuk memamerkan karya-karya mereka. Menghadirkan dua puluh pelaku UMKM di antaranya adalah Hobata Farm dengan produk unggulan seperti sari pala, abon cakalang, dan sari markisa. Pala Dukono yang menawarkan produk minyak atsiri pala, sirup pala, dan pestisida organic. Koperasi Nelayan Teluk Bahari Kiebesi dengan produk olahan laut seperti ikan teri kering, bakso cumi, dan keripik cumi.

Festival ini akan menghiasi Alun-Alun Halmahera Utara selama dua hari, tepatnya pada tanggal 3 dan 4 Agustus 2023. Tandai tanggal tersebut dan saksikan pesona budaya dan UMKM Halmahera Utara.

Bagikan