Berita dan Informasi

Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jhon Wempi Wetipo melakukan kunjungannya yang pertama kali ke Kabupaten Halmahera Utara untuk melihat langsung kerusakan jembatan tiabo Kecamatan Galela Barat akibat dampak banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, Jumat (29/01/2020).
Kedatangan wakil menteri Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat disambut langsung oleh Bupati Halmahera Utara yang didampingi oleh Pj. Sekretaris Daerah Yudhihart Noija serta beberap pimpinan OPD beserta Forkompimda Halut, dan pada kesempatan itu pula Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara melalui Bupati menyerahkan langsung Proposal terkait dengan rusaknya jembatan serta relokasi warga desa roko yang saat ini tempat tinggal mereka terancam akan tanah longsor akibat dari pengikisan air sungai yang mengalir dibelakang kampung tersebut.

Bupati Halmahera Utara Ir. Frans Manery menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Pusat di Kabupaten Halmahera Utara adalah untuk melihat langsung kerusakan jembatan tiabo yang adalah merupakan salah satunya jembatan penghubung antara Kecamatan Galela dan Kecamatan Loloda yang berada di Desa Ngidiho. Pada kesempatan tersebut Wakil Menteri PUPR Jhon Wempi Wetipo mengatakan bahwa kondisi jembatan tersebut akan dikerjakan secepatnya dan akan langsung memerintahkan Kadis PU dan Balai Sungai Provinsi Maluku Utara agar secepatnya dapat mengeser bahan jembatan dari sofifi ke lokasi bencana.

Dipastikan bahwa pekerjaan pembangunan jembatan akan segera dilaksanakan pada awal bulan februari nanti setelah semua bahan jembatan digeser ke lokasi bencana tersebut. Ini merupakan salah satu perhatian pemerintah pusat terhadap daerah-daerah yang terkena dampak bencana alam, dan sebelumnya juga kunjungan menteri sosial Tri Rismaharini telah memenuhi janjinya akan menyampaikan ke kementerian PUPR untuk secepatnya memperbaiki jembatan penghubung Kecamatan Galela Loloda yang berdampak besar terhadap akses ekonomi dan transportasi pada ribuan masyarakat yang melintasinya.

Bupati Halamahera Utara Ir. Frans Manery menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah memperhatikan kondisi daerah yang terkena dampak bencana alam diantaranya rusaknya jembatan penghubung tiabo dan relokasi masyarakat desa roko yang terancam longsor. (Humas).

Bagikan