Buntut dari pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap YM, Staf ASN di kantor kecamatan Tobelo Barat. Saat terjadi demo di Puskesmas Kusuri (16 Januari 23), terkesan lambat penanganannnya.
Untuk menindaklanjuti laporan kepada Polres yang sampai saat ini belum ada kejelasan, maka Sekretaris Daerah Drs E J Papilaya , MTP, bersama pimpinan OPD bentandang ke kantor Polres Halmahera Utara (22/2).
Sekda, selaku pimpinan ASN mempertanyakan kejelasan penanganan kasus pemukulan ASN yang terjadi bulan Januari 2023 itu.
"Lama.....eeee, sudah lewat sebulan kong belum ada kejelasan,” kata Sekda mengawali pembicaraan untuk menanyakan kasus penangan pemukulan terhadap ASN yang telah dilaporkan tapi lambat penanganannya.
Wakapolres Kompol Andreas Adi Febrianto, A.Md. IK., S.I.K. Halmahera Utara, Yang menerima kedatangan Sekda dan Pimpinan OPD tersebut, menyatakan, “Kami selalu memonitor perkembangan kasus tersebut, dan saat ini penanganannya di Kasad Reskrim,”katanya menegaskan.
Lebih lanjut, Andreas Adi Febrianto, menjelaskan kasus ini terkendala Visum, nanti akan di cros chek kembali. Tindak pidana yang terjadi, apabila ada laporan ke polisi pasti akan ditindaklanjuti. Ditangani sesuai prosedur dan tidak akan memihak, janji Wakapolres.