DISKOMINFOSAN. Lima desa di kabupaten Halmahera Utara, jadi prioritas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Hal itu terungkap dalam pertemuan yang dilakukan oleh Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag.,M.Pd., dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Bapak Ir. Sakti Wahyu Wahyu Trenggono,MM.,IPU, didampingi oleh Dirjen Perikanan Tangkap, Konjen Pol Purn. Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum untuk koordinasi terkait Program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Wilayah Kabupaten Halmahera Utara. Pertemuan tersebut dilakukan di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikan Republik Indonesia Gedung Mina Bahari, Jln. Medan Merdeka Timur No.16, Gambir, Jakarta Pusat, (28/7).
Lima Desa di kabupupaten Halmahera Utara yang akan mendapatkan program ini yaitu Desa Kusulovra, Desa Tolonuo, Desa Dama, Desa Bobale, Desa Leleoto. Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) merupakan salah satu program Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penataan kawasan permukiman nelayan yang lebih layak, bersih, produktif, dan berdaya saing.
Program ini umumnya mencakup: Penataan dan perbaikan kawasan permukiman nelayan. Pembangunan atau peningkatan sarana dan prasarana perikanan, seperti tempat tambat perahu, tempat pelelangan ikan, cold storage, dan fasilitas pengolahan hasil perikanan sesuai kebutuhan daerah. Pemberdayaan nelayan, pembudi daya ikan, dan pelaku usaha kelautan dan perikanan. Penguatan ekonomi masyarakat pesisir melalui peningkatan nilai tambah hasil perikanan. Peningkatan kualitas lingkungan, sanitasi, serta akses air bersih di kawasan nelayan.
Wakil Bupati menyatakan, “Tujuan dibentuknya Kampung Nelayan Merah Putih adalah mewujudkan kampung nelayan yang maju, produktif, sehat, dan berkelanjutan, sehingga pendapatan masyarakat pesisir meningkat dan kawasan pesisir menjadi lebih tertata,” kata wakil Bupati. (Humas1)