Berita dan Informasi

DISKOMINFOSAN. Dalam upaya mempercepat transformasi pendidikan berbasis teknologi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI bekerja sama dengan LPDP melaksanakan kegiatan Penerimaan Peserta Pengabdian Alumni Pejuang Digital. Program ini difokuskan pada percepatan digitalisasi pembelajaran serta optimalisasi pemanfaatan papan interaktif digital (IFP/PID) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

 

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa penggunaan papan interaktif digital (IFP/PID) dapat berjalan secara optimal di sekolah-sekolah sasaran. Dengan pendampingan langsung dari para pejuang digital, proses pembelajaran diharapkan menjadi lebih efektif, menarik, dan relevan dengan perkembangan zaman.

 

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 09.00 WIT di Ruang Meeting Fredy Tjandua  Lantai II Kantor Buapti Halut,  Kegaiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah E.J Papilaya didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pendidikan, serta diikuti para camat dari delapan kecamatan, kepala sekolah, dan orang tua asuh.

 

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Halmahera Utara, E. J. Papilaya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kehadiran program Pejuang Digital di Halmahera Utara. Ia menyebut program ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan berbasis teknologi.

 

“Kami menyambut dengan gembira dan penuh rasa syukur atas kehadiran program ini di Halmahera Utara. Ini merupakan kesempatan berharga bagi daerah kami dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui digitalisasi,” ujarnya.

 

Papilaya menegaskan bahwa program Pejuang Digital sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara, yaitu mewujudkan masyarakat yang setara. Ia juga berharap kehadiran para pejuang digital dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembelajaran di sekolah-sekolah yang menjadi lokus program di delapan kecamatan.

 

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi di era digital saat ini. Menurutnya, transformasi digital merupakan sebuah keharusan agar daerah tidak tertinggal dalam kemajuan zaman.

 

“Di era digitalisasi saat ini, kita harus bergerak cepat mengikuti perubahan. Jika tidak, kita akan tertinggal. Oleh karena itu, kami berharap para pejuang digital dapat bekerja dengan hati, mendampingi dan membimbing anak-anak kita dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tambahnya.

 

Ia juga mengingatkan bahwa pengabdian sebagai pejuang digital bukan sekadar pekerjaan, melainkan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam membangun masa depan generasi muda Halmahera Utara.

 

Melalui program ini, diharapkan pemanfaatan perangkat papan interaktif digital (IFP/PID) di sekolah-sekolah dapat lebih optimal, sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempercepat pemerataan akses pendidikan berbasis teknologi di wilayah 3T. (Humas3)

Bagikan