DISKOMINFOSAN. Tekad Halmahera utara untuk Hilirisasi Kelapa dengan mengirimkan produk turunan dari komoditas Kelapa demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah, kini mulai membuakan hasil. Setelah ekspor produk turunan Kelapa dari PT Niko. Kini PT Pasific Coir Internasional melakukan Ekspor Perdana Cocopiet dan Cocochip dari Halmahera Utara, 24.76 ton dalam satu peti kemas (1/4).
Produk turunan dari kelapa yang dikelola oleh perusahan yang bekedukukan di desa Paca kecamatan Tobelo Selatan ini, mengelola Sabuk Kelapa menjadi produk bernilai ekspor yaitu Cocopiet dan Cocochip di Ekspor ke Taiwan. Orhan Yilmas selaku Komisaris PT Pasific Coir Internasional menyampaikan, “Terima kasih atas kehadiran semua pihak, yang hadir di tempat ini. Saya melihat Sabuk Kelapa (Gonofo), terbung percuma dan dibakar, Itu tidak baik. Dan terima kasih sudah memberikan kesempatan untuk mengelola dan saya akan melakukan terbaik untuk Tobelo, itu janji saya,” kata Orhan Yilmas.
Sedangkan Bupati Piet Hein Babua dalam sambutannya menyatakan, “Hari ini masuk sejarah baru. Setelah sekian lama produk ekspor tidak dicatat hasil dari Tobelo. Hari ini, pak Orhan dari PT Pasifik pertama melakukan ekspor dari Tobelo. Ada banyak kalangan yang ketika berbicara ekspor berpandangan sinis. Status pelabuan pengumpul belum bisa ekspor dari Tobelo, tapi Pemda Halut berupaya mencari tahu tentang ekspor ini. Dan ekspor tidak selamanya bergantung, status pelabuhan namun ada juga di dokumen barang,” kata Bupati menegaskan.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan Pemda Halut (Disperindag) telah menerima SK Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 404 Tahun 2026 tentang Penetapan Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal dan Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 405 Tahun 2026 tentang Penetapan Pejabat Penerbit Surat Keterangan Asal, 9 Maret 2026. Dengan SK ini, ekspor produk yang keluar dari daerah ini, akan dicatatkan di tempat ini hingga Halut memperoleh devisa.
Pemda Halmahera Utara memberikan ruang investasi di daerah ini, namun ada catatan buat para investor agar mengakomodir tenaga kerja dari masyarakat lokal, pengelolaan limbah diperhatikan serta investasi CSR untuk masyarakat sekitar. Agar usaha ini berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.
Seremonial pelepasan Ekspor Perdana, dilakukan dengan penyerahan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antar Area dari Badan Karantina Indonesia kepada Bupati dan Bupati menyerahkan kepada Orhan Yilmas, Komisaris PT Pasific Coir Internasional. Sebagai tanda pelepasan Ekspor Perdana Cocopiet dan Cocochip dengan memecahkan batok kelapa. Dan produk dari Gonofo Tobelo akan berlayar ke Taiwan. (Humas1)