Berita dan Informasi

 

 DISKOMINFOSAN. Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menggelar rapat koordinasi dalam rangka menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Halmahera Utara Kasman HI Ahmad dan didampingi Sekretaris Daerah E.J Papilaya, serta dihadiri unsur Forkopimda, para asisten Setda, pimpinan OPD terkait, tokoh agama, imam, pimpinan jemaat, serta organisasi kepemudaan (OKP), edi Ruang Meting Fredy Tjandua Lantai II Kantor Bupati Halut. (26\03).

 

Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa rapat ini digelar untuk menyikapi dinamika yang berkembang di masyarakat, khususnya terkait kejadian, 20 Maret menjelang Idul Fitri, yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

 

Ia menegaskan bahwa kondisi di Halmahera Utara tetap aman dan kondusif, serta tidak terdampak secara langsung oleh isu yang berkembang di media sosial. “Di lapangan, kondisi Halmahera Utara aman-aman saja. Namun di media sosial, situasinya terlihat begitu ramai dan seolah-olah daerah ini sedang tidak baik. Hal ini perlu kita luruskan bersama,” ujar Wakil Bupati.

 

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, serta mengedepankan sikap bijak dalam menyikapi berbagai isu. Menurutnya, Halmahera Utara adalah daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan. Oleh karena itu, setiap persoalan harus diselesaikan melalui dialog dan musyawarah.

 

“Kita ini hidup di negeri yang kita cintai bersama. Kalau ada masalah, mari kita duduk bersama, bicarakan dengan kepala dingin, dan selesaikan dengan baik. Jangan sampai kita ikut terbawa arus yang justru memperkeruh suasana,” tegasnya.

 

Wakil Bupati juga menekankan, kejadian yang terjadi bukanlah sesuatu yang direncanakan, melainkan situasi yang terjadi secara tiba-tiba. Pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda telah mengambil langkah cepat dengan melakukan imbauan serta pendekatan kepada tokoh-tokoh agama dan masyarakat untuk menjaga kedamaian. Masyarakat bisa beribadah dengan tenang. Jangan ada dampak lanjutan dari kejadian ini. Mari kita dinginkan suasana, buka hati dan pikiran, serta jaga Halmahera Utara tetap damai,” tambahnya.

 

Terkait adanya oknum yang diduga terlibat dalam penyebaran informasi atau provokasi, Wakil Bupati menegaskan bahwa hal tersebut telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Sementara itu, Kapolres Halmahera Utara dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan serta pengamanan guna memastikan situasi tetap kondusif. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum terverifikasi. Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah.

 

Menutup kegiatan, seluruh peserta rapat berkomitmen untuk bersama-sama menjaga keharmonisan, memperkuat toleransi antar umat beragama, serta menciptakan suasana yang aman dan damai di Kabupaten Halmahera Utara, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang Setara. (Humas3)

Bagikan