Berita dan Informasi

 

 DISKOMINFOSAN. Rapat Koordinasi Program Peningkatan Kecakapan Literasi di Sekolah di Kabupaten Halmahera Utara yang diselenggarakan oleh Kemendikdasmen, Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara yang dilakasanakan di ruang pertemuan Fredy Tjandua lantai II kantor Bupati Halut (26/2). Dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekomomi dan Keuangan Syaril Djurumudi, mewakili Bupati.

 

Dalam laporan ketua panitia Insos Komboy, menyatakan Tim Pembinaan Bahasa dan Sastra dari Balai Bahasa Prov. Maluku Utara mengadakan kegiatan Rapat Koordinasi Program Peningkatan Kecakapan Literasi di Sekolah di Kabupaten Halmahera Utara. Bertujuan menyamakan persepsi mengenai program literasi bagi murid SD, SMP, dan SMA/SMK. Melalui kegiatan ini.

 

Lebih lanjut ia menjelaskan, dari kegiatan ini diharapkan ada kolaborasi antara Balai Bahasa dan Pemerintah Daerah bersama sekolah dalam pelaksanaan Program Peningkatan Kecakapan Literasi agar dapat berjalan dengan baik. Dalam kegiatan rapat koordinasi ini kita akan diskusikan tentang rangkaian pelaksanaan kegiatan, jumlah siswa yang akan ditugaskan dari masing-masing sekolah, dan tempat melaksanakan kegiatan.

 

Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara Nukman, SS, M.Hum menekankan peningkatan mutu literasi untuk itu perlu kerjasama dan kolaborasi bersama baik Pemerintah Daerah maupun sekolah guru, murid untuk meningkatkan literasi di sekolah.

 

Program peningkatan kecakapan literasi di sekolah merupakan inisiatif untuk membangun budaya baca-tulis di kalangan siswa. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) menjadi program utama yang digagas Kementerian Pendidikan untuk menumbuhkan minat baca dan keterampilan berpikir kritis. Tujuannya menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah, meningkatkan kapasitas guru dan siswa, serta menjadikan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan.

 

Dalam sambutannya Staf Ahli Bupati Syaril Djurumudi menyatakan Rapat Koordinasi Program Peningkatan Kecakapan Literasi di Sekolah di Kabupaten Halmahera Utara, sangat baik untuk peningkatan mutu pendidikan. Literasi bukan sekadar baca-tulis mencakup berpikir kritis, komunikasi, dan penggunaan bahasa atau simbol untuk menganalisis serta menyampaikan ide. Selanjutnya membuka secara resmi kegiatan ini, atas nama Bupati.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini,kepala cabang dinas  pendidikan dan kebudayaan Prov Malut Anthon Toim, kadis Pendidikan Halut Hertje Manuel dan para Kabid.  Sebagai peserta terdiri dari 20 Kepala sekolah SD beserta guru pendamping, 9 Kepala Sekolah SMP beserta guru pendamping, dan 4 Kepala Sekolah SMA beserta guru pendamping, dan 11 Kepala Sekolah SMK dan guru pendamping.

Bagikan