DISKOMINFO. Tim dari Ditfas Ekspor Impor Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) berkunjung ke Halmahera utara. Untuk Validasi Kesiapan Pemda Halmahera Utara dalam penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) atau Certificate of Origin (CoO) bagi barang ekspor Indonesia. Diterima secara resmi oleh Asisten I bidang Pemerintahan F.N Sahetapy, mewakili Bupati, di ruang Meeting VIP Wakil Bupati, Lantai II Kantor Bupati Halmahera Utara (30/1).
Untuk diketahui Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) adalah instansi pemerintah atau lembaga oleh Menteri Perdagangan untuk menerbitkan Surat Keterangan Asal (SKA) atau Certificate of Origin (CoO) bagi barang ekspor Indonesia.
Kehadirannya di tobelo untuk memvalidasi kesiapan Pemerintah Daerah, merupakan kebijakan/mekanisme yang berkaitan dengan pengendalian, pengawasan, dan fasilitasi kegiatan perdagangan, khususnya yang mendukung kelancaran arus barang, termasuk kegiatan ekspor dan impor di daerah.
Dari Tim IPSKA Kemendag RI yaitu Agung Wicaksono Sochirin, Bram Chistian, Shandy Yudha Dwi Mulyanto Yusuf. Sebagai coordinator dalam pertemuan ini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Halmahera Utara.
Dalam sambutannya Asisten I menyampaikan salam hormat serta ucapan selamat datang kepada Tim Kemendag RI. Ia menegaskan, Pemda Halmahera Utara menyambut baik agenda penilaian ini sebagai bagian dari tanggung jawab Pemerintah Daerah di bidang perdagangan.
“Pemerintah Daerah berharap tahapan ini, dapat dicapai dengan baik. Berbagai persiapan, termasuk infrastruktur pendukung, telah dilakukan. Dan Pemda Halmahera Utara menyatakan siap untuk dinilai. Besar harapan kami, hasil penilaian ini dapat memenuhi harapan Bupati serta Pemerintah Daerah,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Tim Kemendag RI Agung Wicaksono Sochirin, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas sambutan hangat yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari verifikasi kesiapan daerah. “Kami tiba di Tobelo melalui jalur udara, laut kemudian dilanjutkan dengan transportasi darat. Kami melihat langsung berbagai potensi daerah dari sisi ekonomi dan perdagangan, termasuk komoditas unggulan. Kunjungan ini juga bertujuan memastikan kesiapan pemerintah daerah dan dunia usaha, agar ketika SKA ditetapkan tidak mengalami kendala dalam pelaksanaannya,” jelas Agung.
Ia menambahkan bahwa dalam proses verifikasi ini, Tim Kemendag RI juga akan mengidentifikasi kebutuhan dunia usaha serta hal-hal yang perlu dipersiapkan, termasuk kesiapan kelembagaan dan sumber daya manusia (SDM). Terkait hal tersebut, pihaknya menyerahkan penguatan kapasitas institusi dan SDM kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian agar sejalan dengan kebutuhan dunia usaha.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, khususnya dalam menggali dan mengembangkan potensi daerah untuk mendukung kepentingan nasional,” ungkapnya. Kegiatan validasi ini diharapkan dapat berjalan lancar dan sukses, serta menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Kabupaten Halmahera Utara di sektor perdagangan dan ekspor-impor.
Selanjutnya tim akan berkunjung kebeberapa tempat yaitu Pelabuhan , PT. Niko, PT. NHM dan beberapa tempat lainnya.(Humas)