DISKOMINFO- Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua meninjau langsung lokasi yang terdampak banjir di kecamatan Kao Barat. Rabu 7 Januari 2026.
Tanpa menunggu lama setelah mendengar informasi terjadinya banjir di tujuh desa di kecamatan Kao Barat, Bupati Piet Hein Babua bersama Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Alex Donald Maritua Lumban Gaol, Kapolres Halmahera Utara AKBP. Erlichson Pasaribu, Pasi log Dim 1508/Tobelo yang juga Danramil 1508 - 03 /Kao Kapten Inf. Frans Komea,Komandan kompi, (Danki) 1 Batalyon A Pelopor, IPTU Moch Thilo Bintang Onasis, Brimob Kupa Kupa,dan Camat Kao Barat Efron Tos Hendrik langsung bergegas menuju lokasi kena dampak banjir tersebut.
Di tengah banjir yang meluap, dari satu desa ke desa lainnya,Bupati Piet datang menemui warga dan bercerita langsung mendengarkan keluhan warga.
Bupati mengatakan bahwa banjir yang terjadi ini sudah berulang kali.Dikarenakn meluapnya sungai Wailamo.Tumbuh tumbuhan berada di sekitar sungai sehingga menghambat jalannya air dan terjadi luapan penyebab banjir di tujuh desa tersebut.
"Sebagai Pemerintah Daerah punya kewenangan untuk mengatasi kejadian banjir yang terus berulang dari tahun ke tahun.Pemda Halut akan menggunakan anggaran Tanggap Darurat untuk pembangunan normalisasi di sekitar sungai agar tidak lagi luapan air yang menyebabkan banjir, " ucap Bupati.
Bupati Piet berharap masyarakat tetap tenang, Pemda Halut tetap bersama masyarakat dan memberikan dukungan moril maupun materiil.
Sementara itu Camat Kao Barat Efron Tos Hendrik memberi keterangan bahwa banjir di Kao Barat diakibatkan karena saat tengah malam intensitas hujan yang cukup tinggi dimulai dari diperkirakan jam 01.00 - 04.00 wit. Dan terjadi luapan air kurang lebih di jam 06.00 pagi dengan tiba tiba.
Desa yang kena dampak yaitu :
2. Parseba
3. Soamaetek
4. Bailengit
5. Pitago
6. Toboulamo
7. Kai pada dusun 1.
"Sementara rumah yang terendam hampir 95% untuk setiap desa dan dusun.Khusus desa Bailengit terjadi jebolan tanggul penahan banjir yang mengakibatkan sekitar 3-5 rumah yang punya dapur rusak," jelas Camat.
Camat Kao Barat menambahkan,untuk sementara tidak minimbulkan korban jiwa, hanya ada beberapa barang berupa motor dan alat elektronok lainnya terendam banjir.
Pantauan Humas Pemda, bantuan makanan sementara disalurkan oleh Dinas terkait.Dan perhatian tetap dilakukan terhadap masyarakat di tujuh desa di kecamatan Kao Barat yang terdampak bencana banjir. (Humas 2).