Berita dan Informasi

 

 DISKOMINFOSAN. Rapat Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan dibuka langsung oleh Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua M,Si, didampingi Wakil Bupati, Dr, Kasman Hi Ahmad, S,Ag, M.Pd. Rapat berlangsung di Ruang Meeting VIP Bupati, Lantai II, Selasa 6 Januari 2026. 

 

Rapat ini membahas strategi dan skema dalam memaksimalkan PAD, sekaligus mengevaluasi sistem kerja yang selama ini masih bersifat manual. Bupati menegaskan bahwa sistem manual tidak boleh lagi menjadi kendala dalam pencapaian target pendapatan daerah. Menurutnya, masih terdapat target OPD yang belum sesuai dengan potensi riil yang dimiliki.

 

Bupati juga menekankan pentingnya perubahan mentalitas dan pola kerja pimpinan OPD. Para pimpinan OPD diharapkan memahami secara menyeluruh mekanisme tugas dan fungsi masing-masing, tanpa harus diarahkan satu per satu. Setiap OPD wajib mampu menjelaskan secara detail sumber dan capaian pendapatan, termasuk faktor kenaikan maupun penurunan realisasi PAD. “Setiap angka harus bisa dijelaskan secara rinci, Semua harus transparan dan terukur,” tegas Bupati.

 

Dalam rapat tersebut, Bupati juga menyoroti peran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) agar mampu menjelaskan secara komprehensif PAD, termasuk alasan terjadinya kenaikan maupun penurunan penerimaan. Sistem pengelolaan pendapatan ke depan akan diarahkan untuk lebih terintegrasi dan diperkuat dengan mekanisme setor langsung yang lebih terintegrasi.

 

Sementara itu, Wakil Bupati menyampaikan bahwa sebelumnya telah dilakukan pertemuan dengan OPD terkait yang masih menghadapi kendala teknis. Untuk itu, solusi akan disesuaikan dengan kondisi dan sumber daya yang tersedia, dengan tetap berorientasi pada hasil.

 

Pemkab Halmahera Utara juga akan memperkuat penggunaan dashboard monitoring kinerja PAD. Apabila target belum terpenuhi, data akan diperbarui secara berkala sehingga progres dapat terpantau dan terukur. Target pendapatan ditetapkan secara triwulan, semester, hingga tahunan guna memastikan capaian PAD berjalan sesuai rencana.

 

Rapat tersebut diikuti oleh Sekretaris daerah E.J Papilaya , M.TP,  pimpinan OPD penghasil PAD, antara lain Bapenda, BKAD, Dispar, Dishub, PUTR, Disperdaginds, Distan, Dinkes, RSUD, Disnakertrans, Dinas PTSP, DLH, serta OPD terkait lainnya.

 

Melalui rapat ini, Pemkab Halmahera Utara menegaskan komitmen untuk membangun sistem pengelolaan PAD yang terintegrasi, berbasis SOP, transparan, dan akuntabel demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.(Humas3)

Bagikan