Bupati Halmahera Utara Ir. Frans Manery menerima penghargaan Satyalancana Wira karya dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atas jasanya berperan aktif meningkatkan produksi pertanian melalui optimalisasi lahan tidur, peningkatan mutu penetapan kawasan perkebunan “Pala Dukono”, pengendalian hama sexava secara biologis pada tanaman kelapa, serta “Sake” integrasi Sapi-Kelapa berupa larangan pemotongan sapi betina produktif yang bersinergi dengan Akademisi, swasta dan TNI, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten Halmahera Utara.
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr.H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M. Si, MH, mewakili Presiden Republik Indonesia dipuncak acara pembukaan Pekan Nasional Petani Nelayan XVI Tahun 2023 di Padang, Sumatera Barat pada hari Sabtu, (10/06/2023).
Penghargaan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 / TK / Tahun 2023 Tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya. Penghargaan negara ini diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada warganya sebagai penghargaan atas jasa dalam memberikan darma baktinya yang besar kepada negara dan bangsa Indonesia sehingga dapat dijadikan teladan bagi orang lain.
Menteri Pertanian dalam sambutannya menyampaikan “Penganugerahan ini tidak sembarang ya bapak/Ibu, ini adalah penghargaan negara yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia, mohon maaf saya hanya mewakili menyematkan. Tanda kehormatan ini tidak mudah lho karena harus mendapat rekomendasi dari lembaga-lembaga tertinggi yang salah satunya KPK. jadi ini (tanda kehormatan) tidak sembarang orang ya karena banyak yang diusulkan tetapi belum berhasil, saya harap ini bisa diterima, ijin saya menyematkan atas nama Presiden”.
Penganugerahan tanda kehormatan ini diberikan kepada 59 orang dengan jabatan Gubernur, Walikota, Bupati, Kepala Dinas, penyuluh maupun petani antara lain 2 tanda kehormatan Satyalancana Pembangunan dan 57 tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya.