DISKOMINFOSAN. Jambore Daerah Pemuda dan Remaja GPDI Maluku Utara Tahun 2025, yang berlangsung selama 4 hari di lapangan Do’Omu Ma Tau kompleks Pemerintahan Pemda Halut, ditutup secara resmi oleh Gubernur Maluku Utara Sherli Laos (27/6). Kegiatan yang merupakan program tahunan dari Gereja Pantekosta di Indonesia ini, untuk tahun 2025 dengan mengangkat tema “Berakar di Dalam Kristus”.
Pemuda Remaja GPDI yang merupakan perwakilan wilayah di Maluku Utara menjadi peserta dalam kegiatan ini. Tujuan pelaksanaan Jambore, agar ada keseimbangan kemajuan teknologi dan rasa Takut akan Tuhan ada dalam Pemuda Remaja GPDI. Hingga menjadi agen pembangunan yang berdedikasi, menghormati orang Tua, sesama dan untuk bangsa dan Negara, demikian kata panitia pelaksana.
Sedangkan dalam sambutannya, Gubernur berpesan kiranya apa yang di dapat selama empat hari dalam Jambore ini, dapat memperkuat kita di dalam Iman kepada Tuhan Yesus Kristus, menjadi Pemuda Remaja yang berkarekter Kristus, mengasihi karena itulah yang menjadi satu hal yang menguatkan orang percaya. Memaafkan lebih baik dari mendendam, merangkul itu lebih baik. “Lebih baik percaya meskipun tidak mengerti. Karena rancangan Tuhan yang terbaik bukan rancangan kita,”pesan Gubernur dari pengalaman hidupnya.
Selanjutnya Gubernur menutup Jambore Daerah Pemuda dan Remaja GPDI Maluku Utara Tahun 2025, dengan membunyikan Gong, dengan kata pengutusan, Mengutus dalam terang kasih Kristus. Menjadi agen pembangunan dengan kasih dan toleran, bersatu dan berbuah serta berdampak melayani dengan integritas. Hadir dalam acara penutupan Jambore, Forkopimda Maluku Utara, dan Halmahera Utara, Sekretaris Daerah Drs E. J Papilaya , MTP bersama ibu dan Undangan lainnya.(humas1)